Pasangan Kekasih di Mamuju Sulbar Ditangkap Jelang Nikah Usai Kedapatan Pesta Sabu

Pasangan Kekasih di Mamuju Sulbar Ditangkap Jelang Nikah Usai Kedapatan Pesta Sabu

MAMUJU, KOMPAS.com - Pasangan kekasih berinisial AM (35) dan SD (29) ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Mamuju usai kedapatan pesta narkoba jenis sabu di sebuah rumah di Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir mengatakan, selain sepasang kekasih, adik dari SD berinisial FD (22) juga ditangkap saat penggerebekan sabu tersebut.

Penggerebekan ini terjadi pada Selasa (7/7/2026), sebulan sebelum AM dan SD melangsungkan pernikahan.

"Saat penggerebekan berlangsung, petugas mendapati tiga orang berinisial AM, FD, dan seorang perempuan berinisial SD sedang berpesta sabu di dalam rumah," kata Herman kepada wartawan di Mapolresta Mamuju, Jumat (17/7/2026).

Herman mengatakan bahwa AM dan SD merencanakan pernikahan pada 1 Agustus 2026.

Barang bukti yang disita

Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang mencurigai aktivitas mereka yang diduga melakukan transaksi narkoba.

Saat melakukan penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 3 gram, dua alat hisap, serta satu unit ponsel yang diduga digunakan AM dalam melakukan aktivitas transaksi narkoba.

Herman menambahkan bahwa sabu yang didapatkan ketiga pelaku ini diduga berasal dari jaringan kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Pelaku mengaku mendapatkan sabu dari Palu dengan sistem tempel. Setelah pembayaran dilakukan, bandar memberikan titik lokasi penyimpanan barang, kemudian pelaku mengambilnya sesuai petunjuk yang diberikan," ujar Herman.

Saat ini, Satresnarkoba Polresta Mamuju tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan pemasok sabu yang diduga berasal dari luar daerah.

Selain itu polisi juga mengejar pria berinisial AC yang diduga merupakan pemasok sabu dari Sulawesi Tengah.

"Sementara ketiga tersangka saat ini telah ditahan di rumah tahanan Polresta Mamuju sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Herman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang