Bogor, Beritasatu.com - Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor segera membentuk Bogor Karir Center, pusat layanan pencari kerja yang menjadi wadah pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan. Langkah ini diambil sebagai upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Bogor yang mencapai sekitar 218.000 orang.
Permintaan tersebut disampaikan Rudy saat meninjau pelaksanaan bursa kerja (job fair) yang digelar Disnaker Kabupaten Bogor di sebuah pusat perbelanjaan di Kecamatan Sukaraja. Tingginya antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut menjadi indikator masih besarnya kebutuhan akan lapangan pekerjaan.
Sulit Dapat Kerja, Pencari Kerja Padati Job Fair di Kabupaten Bogor
Rudy mengapresiasi penyelenggaraan job fair karena mampu mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja secara langsung. Namun, menurutnya, layanan seperti itu tidak cukup jika hanya dilakukan sesekali.
"Alhamdulillah hari ini ada 221 jabatan dengan peluang pekerjaan kurang lebih 6.056 orang. Tentunya bukan hanya job fair hari ini, kami meminta kepada dinas tenaga kerja berkolaborasi dengan beberapa OPD membentuk Bogor Karir Center sehingga perusahaan bisa terus berkomunikasi setiap hari dan setiap minggu," ujar Rudy.
Kisah Korban PHK di Job Fair Depok, Ajak Istri dan Anak Cari Harapan
Pengangguran 218.000 Orang
Bupati Bogor mengungkapkan, pembentukan Bogor Karir Center merupakan respons terhadap tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bogor. Dari sekitar 5,7 juta penduduk, sebanyak 218.000 orang masih belum memiliki pekerjaan.
Menurut Rudy, kehadiran pusat layanan karier diharapkan menjadi solusi berkelanjutan, bukan sekadar mengandalkan pelaksanaan job fair yang berlangsung pada waktu tertentu. Dengan adanya Bogor Karir Center, informasi lowongan kerja diharapkan dapat diperbarui secara rutin sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh akses terhadap peluang kerja.
Rute ke Job Fair Jakarta 2026 di GOR Ciracas dan Dokumen Wajib Dibawa
Job Fair
Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor menggelar bursa kerja yang diikuti 53 perusahaan dari berbagai sektor usaha. Dalam kegiatan tersebut tersedia 221 posisi pekerjaan dengan total kebutuhan tenaga kerja mencapai 6.056 orang.
Sejak hari pertama, job fair dipadati ribuan pencari kerja yang berharap memperoleh kesempatan bekerja sesuai kualifikasi masing-masing.
Tak hanya pencari kerja yang belum memiliki pekerjaan, bursa kerja juga menarik perhatian kalangan mahasiswa yang ingin menambah pengalaman kerja. Salah satunya Maharani Nurul (20), mahasiswi Universitas Terbuka (UT), yang datang untuk mencari pengalaman sekaligus mengisi waktu luang.
Dibuka Hari Ini, Job Fair GOR Ciracas Tawarkan Ribuan Lowongan Kerja
"Aku masih kuliah di UT. Untuk mengisi jam kosong saja, pengen tambah pengalaman," ujarnya.
Sementara itu, peserta lain, Siti Widiyanti (20), mengaku telah bekerja di perusahaan garmen. Meski demikian, ia tetap datang ke job fair untuk mencari peluang karier yang lebih baik. "Aku sudah bekerja, ini cari kerja lagi saja. Kebetulan lagi ada waktu kosong," katanya.
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pembentukan Bogor Karir Center dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha, sekaligus membantu menurunkan angka pengangguran yang masih tinggi di wilayah tersebut.