Bupati Aceh Tengah Curhat ke Gibran soal Kerusakan Infrastruktur Pascabanjir, Bikin Inflasi Melejit

Bupati Aceh Tengah Curhat ke Gibran soal Kerusakan Infrastruktur Pascabanjir, Bikin Inflasi Melejit

TAKENGON, KOMPAS.com - Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyebut tingginya inflasi di daerahnya dipicu kerusakan infrastruktur pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

Pernyataan itu disampaikan Haili usai mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan infrastruktur pascabencana di Kampung Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (6/8/2026).

Menurut Haili, persoalan tersebut juga telah disampaikan langsung kepada Gibran saat peninjauan berlangsung.

"Kita juga menyampaikan tadi kelangkaan semen. Harganya tinggi. Inflasi terjadi karena infrastruktur, biaya transportasi mahal. Itu juga kita sampaikan, karena inflasi kita hampir 6 koma sekian," kata Haili.

Sebelumnya, Kabupaten Aceh Tengah mencatat inflasi tahunan (year-on-year) tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 7,25 persen pada Juni 2026 dan masih menjadi yang tertinggi di Aceh pada Juli 2026 dengan angka 6,91 persen.

Sampaikan kebutuhan infrastruktur dan alkes

Dalam kesempatan itu, Haili juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wapres ke Aceh Tengah. Menurut dia, kehadiran pemerintah pusat menunjukkan perhatian terhadap penanganan dampak bencana.

Ia mengatakan, berbagai persoalan pascabencana, mulai dari kerusakan sungai, jembatan, hingga desa yang terdampak, telah disampaikan kembali kepada Wapres.

"Dan ini langsung direspon oleh Presiden, meskipun datanya sudah kita sampaikan, tetapi tadi sudah kita sampaikan lagi (kepada Wapres)," ujarnya.

Selain persoalan infrastruktur, Haili juga menyerahkan proposal pengadaan alat kesehatan untuk penanganan penyakit jantung di RSUD Datu Beru Takengon.

Menurut dia, rumah sakit tersebut menjadi rujukan bagi empat kabupaten sehingga membutuhkan pembaruan peralatan medis.

"Rumah sakit ini membutuhkan beberapa alat. Terutama untuk RSU Datu Beru Takengon. Ini kita tampung empat kabupaten. Dan beliau (Wapres) langsung memerintahkan kepada Sesprinya untuk memprioritaskan," sebut Haili.

Haili mengatakan, Gibran sempat menanyakan apakah usulan pengadaan alat kesehatan tersebut sudah pernah diajukan ke Kementerian Kesehatan.

"Beliau (Wapres) menanyakan kepada kami apakah ini sudah pernah disampaikan ke Kemenkes, (Saya jawab) sudah. Jadi ada beberapa alat yang kami usulkan, ini (keperluan penyakit) jantung, ini umurnya sudah sepuluh tahun," terang Haili.

Ia menambahkan, proposal yang diserahkan juga mencakup kebutuhan pembangunan jalan nasional, jalan kabupaten, jembatan, serta sarana penyediaan air bersih.

"Termasuk jalan nasional, jalan kabupaten, jembatan dan rumah air bersih, (proposal) ini langsung direspon. Inikan masyarakat kita bahagia, karena kehadiran beliau untuk melayani masyarakat Aceh Tengah, khususnya," tutup Haili Yoga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang