Kekeringan Meluas, 100 Keluarga di Parigi Moutong Krisis Air Bersih

Kekeringan Meluas, 100 Keluarga di Parigi Moutong Krisis Air Bersih

Parigi Moutong, Beritasatu.com – Sebanyak 100 keluarga di Dusun 5, Desa Sausu Taliabo, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengalami krisis air bersih akibat rendahnya curah hujan di wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Rivai, mengatakan kelangkaan air bersih sebenarnya telah terjadi sejak Maret 2026. Namun, kondisi tersebut semakin memburuk memasuki Agustus 2026 akibat kekeringan meteorologis dan hidrologis yang terjadi wilayah tersebut.

"Kondisi semakin parah pada Agustus akibat rendahnya curah hujan. Hal ini menyebabkan sumber-sumber air utama, khususnya sumur warga, mengering total," kata Rivai dalam keterangan resminya, Kamis (6/8/2026).

Merespons krisis air bersih tersebut, tim reaksi cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong segara diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment) serta berkoordinasi dengan aparat desa setempat. Penanganan di lapangan turut melibatkan Balai Wilayah Sungai Sulawesi III.

Saat ini, BPBD mengidentifikasi dua kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak, yakni pasokan air bersih dan tandon atau tempat penampungan air sementara. Bantuan tersebut sangat dibutuhkan warga guna memastikan pasokan air harian masyarakat dapat terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

"Warga terdampak saat ini sangat membutuhkan bantuan pasokan air bersih serta bantuan tandon air," ucap Rivai.

Hingga berita ini diturunkan, kekeringan masih melanda wilayah tersebut dan upaya pendistribusian bantuan darurat terus diupayakan.

Kekeringan

Parigi Moutong

Kekeringan Parigi Moutong

Air Bersih