Suara Tinggi Hakim MK ke 6 Mahasiswa Unesa: Jangan Buat Main-main Persidangan Ini!

Suara Tinggi Hakim MK ke 6 Mahasiswa Unesa: Jangan Buat Main-main Persidangan Ini!

JAKARTA, KOMPAS.com - Suara Ketua Majelis Panel Mahkamah Konstitusi, Enny Nurbaningsih meninggi saat memimpin sidang perkara nomor 226/PUU-XXIV/2026 yang diajukan oleh enam mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Enam mahasiswa tersebut adalah Rifasya Venadia Arimbi, Ayu Milla Risyada, Miranda Puja Kusuma, Caterina Yuana Maris, Karina Arnesaa Eka, dan Febriant Eksandra Rahmawati.

Dalam sidang yang digelar Selasa (1/7/2026), hakim Enny Nurbaningsih berkali-kali bertanya siapa yang akan membacakan permohonan.

Namun keenam mahasiswa diam saja.

"Siapa juru bicaranya? Siapa juru bicara, nomor 226? Ini kok tidak ada suaranya nih? Apakah Rifasya, Ayu Milla, Miranda, atau Caterina, Karina, atau Febrianti yang akan menyampaikan?," kata Hakim Enny.

Pertanyaan Enny tidak dijawab apa pun sehingga suara Enny meninggi dan mempertanyakan keseriusan para pemohon dalam gugatannya.

"Ini Anda siap tidak dengan permohonan ini? Apakah Anda serius menyampaikan permohonan ini? Siapa yang berbicara? Siapa yang menyampaikan? Sekali lagi, ini siapa yang akan menyampaikan ini? Coba dinyalakan (mikrofonnya)" kata Enny dengan suara tinggi.

Namun lagi-lagi para pemohon diam saja, sehingga Enny kembali mengulang pertanyaan "Apakah Anda serius menyampaikan permohonan 226? Tidak ada yang menyampaikan? Tolong dinyalakan salah satu (mikrofonnya)."

Lama forum sidang terdiam, jawaban akhirnya keluar dari Ayu Milla yang mengatakan akan menarik berkas permohonan mereka.

Enny bertanya, apakah mereka semua mahasiswa, Ayu Milla menjawab "Betul Yang Mulia".

Enny kemudian menegaskan, mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa yang harus memiliki keberanian bicara, terlebih mereka adalah orang yang mengajukan permohonan.

"Keseriusan menyampaikan itu (permohonan) ya, Jangan buat main-main persidangan ini ya!" kata Enny.

Ia kemudian menanyakan proses penarikan permohonan yang dijawab Ayu Milla sudah dikirim di hari yang sama saat sidang berlangsung.

Hakim Enny kemudian mengonfirmasi semua pemohon terkait penarikan permohonan tersebut dan menutup perkara 226 tanpa pembacaan pokok permohonan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.