PGIN Desak Pemkab Boyolali Perhatikan Madrasah: Tak Tuntut Nominal, yang Penting Ada

PGIN Desak Pemkab Boyolali Perhatikan Madrasah: Tak Tuntut Nominal, yang Penting Ada

BOYOLALI, KOMPAS.com - Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali ikut memperhatikan madrasah.

Porsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diharapkan tidak hanya berfokus pada sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan saja, tetapi juga bisa dirasakan madrasah.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PGIN, Hadi Sutikno usai melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Boyolali, Jawa Tengah, pada Senin (27/7/2026).

Hadi mengatakan, perhatian tersebut bisa berupa pemberian insentif kepada guru madrasah dan bantuan BOP untuk siswa.

"Tentunya nanti mau berupa hibah atau apa biar digodok Komisi IV karena sudah kami kirimkan referensi dari beberapa kabupaten/kota termasuk Magelang dan Bantul," kata Hadi.

Tak Tuntut Nominal, yang Penting Ada

Dia menilai, alokasi APBD Boyolali untuk sektor pendidikan belum berkeadilan.

Menurutnya porsi anggaran seharusnya tidak hanya berfokus pada sekolah negeri di bawah Dinas Pendidikan saja tetapi juga madrasah.

Ia menyadari secara kelembagaan madrasah berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

Namun Hadi berharap Pemkab Boyolali tidak menyampingkan keberadaannya dalam pembagian hibah maupun BOP dari daerah.

"Yang akan kami perjuangkan APBD ini harusnya bukan hanya untuk diknas (dinas pendidikan), apalagi APBD Boyolali kan 20 persen lebih untuk anggaran pendidikan. Maka jangan sampai ini hanya yang menikmati diknas saja, tapi Kemenag selaku di bawah Pemkab Boyolali kita juga ikut kontribusi mencerdaskan anak-anak Boyolali," ungkapnya.

"Harapan kami agar Pemkab Boyolali ini peduli dan memberikan sesuatu pada madrasah. Terkait nominal kami tidak menuntut yang penting ada," kata dia.

Siap Perjuangkan Aspirasi

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Boyolali, Wahyono mengatakan, Komisi IV akan memperjuangkan aspirasi madrasah agar mendapatkan bantuan hibah dan BOP dari Pemkab Boyolali.

"Kami akan memperjuangkan itu dan intinya kami di seluruh anggota Komisi IV tadi menerima kami akan support," katanya.

Dia menambahkan, DPRD akan segera menggelar rapat internal untuk membahas aspirasi PGIN tersebut.

"Intinya apa yang disampaikan oleh PGIN dengan data mendukung itu. Kami akan memperjuangkan semaksimal mungkin," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang