Topan Noul Ancam China Selatan, 20 Ribu Warga Dievakuasi

Topan Noul Ancam China Selatan, 20 Ribu Warga Dievakuasi

Ilustrasi badai (unsplash.com/Raychel Sanner)
  • Pemerintah China menaikkan status darurat di pesisir selatan menjelang Topan Noul, dengan ancaman angin kencang dan hujan deras di Guangdong serta Fujian.
  • Lebih dari 20.000 warga Guangdong dan pekerja lepas pantai dievakuasi, sementara kapal ikan kembali ke pelabuhan untuk berlindung.
  • Layanan kereta, sekolah, dan penerbangan dibatasi; Topan Noul diperkirakan mendarat antara Hong Kong dan Guangdong pada Sabtu malam hingga Minggu pagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah China meningkatkan status penanganan darurat di wilayah pesisir selatan menjelang kedatangan Topan Noul, pada Sabtu (25/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi bahaya angin kencang dan hujan deras.

Otoritas setempat memindahkan warga dari kawasan rawan, menghentikan operasional transportasi, dan menyiagakan petugas evakuasi. Pemantauan cuaca terus diperketat seiring pergerakan topan menuju daratan.

1. Evakuasi warga dan pekerja lepas pantai di Guangdong

Lebih dari 20.000 warga di Provinsi Guangdong telah dipindahkan ke tempat penampungan yang lebih aman. Selain itu, seluruh kapal penangkap ikan diimbau untuk segera menepi.

"Kapal-kapal penangkap ikan yang sedang beroperasi di laut telah kembali ke pelabuhan untuk berlindung," kata penyiar CCTV.

Pemerintah daerah juga mengevakuasi para pekerja industri lepas pantai, termasuk personel di kilang minyak. Otoritas Keselamatan Maritim Guangdong menargetkan seluruh proses evakuasi pekerja rampung pada Jumat siang.

2. Pembatasan layanan transportasi dan kegiatan sekolah

Layanan perjalanan kereta api di wilayah terdampak mulai dihentikan secara bertahap. Seluruh operasional kereta di Provinsi Guangdong bahkan dijadwalkan berhenti total pada Minggu.

Pemerintah setempat turut menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Salah satunya terjadi di Kota Chaozhou, di mana seluruh aktivitas di lingkungan kampus ditangguhkan demi keselamatan siswa.

Penyesuaian jadwal operasional juga berlaku pada penerbangan udara. Pemerintah menyiagakan petugas untuk memastikan seluruh pembatasan mobilitas warga berjalan tertib.

3. Proyeksi pergerakan topan

Badan Meteorologi China menetapkan status siaga oranye pada Sabtu. Peringatan dini ini mencakup potensi angin kencang dan hujan lebat di wilayah Guangdong dan Fujian.

"Topan diperkirakan mendarat di kawasan pesisir antara Hong Kong dan Provinsi Guangdong pada Sabtu malam hingga Minggu pagi," jelas Pusat Meteorologi Nasional China, dilansir Channel News Asia.

Pusat Topan Noul sebelumnya berada 560 kilometer di timur laut Manila dan bergerak ke arah barat laut. Setelah mendarat di antara Zhuhai dan Raoping, daya merusak topan ini diproyeksikan melemah secara bertahap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.