Pantau - Ahli bedah kardiotoraks dr. Jeremy London menganjurkan pria dewasa untuk rutin memantau empat jenis tes darah seiring pertambahan usia guna membantu mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular, gangguan hormon, hingga masalah pada prostat.
Empat Tes Darah yang Dianjurkan
“Pria terkenal buruk dalam menindaklanjuti perawatan kesehatan mereka sendiri. Buat janji temu, periksa hasil laboratorium Anda, pahami data Anda. Anda tidak dapat memperbaiki apa yang tidak anda ukur," ungkap dr. Jeremy London sebagaimana dikutip Hindustan Times.
London menjelaskan tes pertama yang perlu dipantau adalah Apolipoprotein B (ApoB), yakni penanda darah yang mengukur jumlah partikel pembawa kolesterol berisiko dan dinilai lebih akurat dalam memprediksi serangan jantung maupun stroke dibandingkan pemeriksaan kolesterol standar.
Tes kedua adalah Lipoprotein (a) atau Lp(a), yang merupakan faktor risiko genetik umum untuk penyakit kardiovaskular dan sebagian besar ditentukan oleh faktor keturunan.
London merekomendasikan pria menjalani pemeriksaan Lp(a) lebih awal karena tidak memperoleh efek kardioprotektif hormon estrogen.
Testosteron dan PSA Perlu Dipantau
London juga menyebut kadar testosteron perlu dipantau karena secara alami menurun seiring bertambahnya usia dan berpengaruh terhadap energi, massa otot, suasana hati, serta vitalitas tubuh.
Tes keempat adalah Antigen Spesifik Prostat (PSA), yaitu protein yang diproduksi kelenjar prostat untuk membantu mendeteksi pembesaran prostat, peradangan, maupun kanker prostat, terutama pada pria berusia di atas 50 tahun.
Ia mengingatkan setiap orang sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan menjalani pemeriksaan tersebut agar penilaian dilakukan sesuai kondisi kesehatan masing-masing.