Operational Manager VOL.TECH Desi Anindita mengatakan, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perkembangan ekosistem digital nasional.
"Kami dari VOL.TECH sangat mengucapkan terima kasih atas penghargaan dari JawaPos.com melalui acara Digital Excellence Awards 2026. Kami percaya lewat penghargaan ini kami akan bisa memberikan kontribusi yang lebih baik buat masyarakat, partner kami, media, dan kualitas layanan juga akan tetap kami jaga senantiasa," ujar Desi usai menerima penghargaan di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (30/7).
Menurut Desi, penghargaan tersebut juga mendorong perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi di sektor digital. Saat ini, VOL.TECH mengembangkan berbagai lini produk mulai dari perangkat nirkabel (wireless), fiber optic, hingga perangkat digital seperti interactive flat panel (IFP) yang banyak digunakan untuk mendukung transformasi digital.
Ia menjelaskan, seluruh produk yang dipasarkan telah disesuaikan dengan regulasi pemerintah Indonesia dan memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
"Kami fokus di produk wireless, kami juga ada di produk fiber optic. Kemudian kami juga ada di produk perangkat digital seperti interactive flat panel yang sekarang semakin banyak dibutuhkan. Semua produk kami sesuai dengan regulasi pemerintah Indonesia dan memenuhi standar TKDN," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Operasional IJW VOL.TECH Teguh Wijaya berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu bagi semakin banyak perusahaan teknologi untuk menghadirkan produk digital buatan dalam negeri.
Menurutnya, penguatan industri digital nasional tidak hanya akan meningkatkan daya saing produk lokal, tetapi juga membuka peluang investasi yang lebih besar di sektor manufaktur teknologi di Indonesia.
"Harapan saya, terutama produk yang kami bawa adalah produk TKDN, sehingga ke depannya akan ada lebih banyak lagi teman-teman yang berinovasi dan membuat produk-produk digital yang mendukung digitalisasi dan diproduksi di dalam negeri. Dengan begitu investor juga akan terdorong membangun pabrik di Indonesia, sehingga Indonesia tidak selamanya hanya menjadi pasar bagi produk-produk luar negeri," kata Teguh.
Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan akan semakin mempercepat pertumbuhan ekosistem teknologi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen perangkat digital.