PEKANBARU, KOMPAS.com - Viral di media sosial video petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru, Riau, turun ke parkiran untuk mencatat kendaraan yang menunggak pajak, Selasa (14/7/2026).
Dalam video yang dilihat Kompas.com, petugas pajak mendatangi parkiran salah satu mal di Pekanbaru.
Video itu dengan narasi Bapenda Pekanbaru catat kendaraan yang nunggak bayar pajak sampai ke parkiran.
Menanggapi hal ini, Kepala Bapenda Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan menegaskan bahwa pihaknya hanya melakukan sosialisasi.
Tengku bilang, petugas tidak ada melakukan penagihan kepada pemilik kendaraan.
"Ini yang mau kita luruskan. Petugas itu cuma sosialisasi, tak ada penagihan. Orangnya (pemilik kendaraan) tidak ada disitu, cuma kendaraannya saja. Petugas hanya melakukan pendataan kendaraan yang belum membayar pajak," kata Tengku kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa.
Ia menjelaskan, sosialisasi itu dilakukan untuk memberitahukan bahwa pemilik kendaraan belum membayar pajak.
Petugas kemudian meninggalkan surat pemberitahuan wajib pajak yang diselipkan pada kendaraan tersebut.
"Sama lah seperti kita antar SPPT PBB (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan) ke rumah. Kita tidak suruh dia membayar," kata Tengku.
Tengku menyebut, sosialisasi tersebut dilakukan sejak tahun ini. Petugas telah mendatangi sejumlah tempat keramaian di Pekanbaru.
Namun, kali ini menyasar langsung kepada kendaraan yang belum bayar pajak.
Hal ini dilakukan, kata Tengku, karena tingkat kepatuhan warga membayar pajak sangat rendah. Sangat banyak kendaraan roda dua yang tidak membayar pajak.
"Sosialisasi ini kami lakukan supaya masyarakat patuh bayar pajak kendaraan. Soalnya banyak sekali sepeda motor yang tidak membayar pajak. Dari 100 persen yang kami cek, itu hanya 20 persen yang bayar pajak," kata Tengku.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang