MADRID, KOMPAS.com - Sepuluh pria mengalami cedera selama festival San Fermin yang terkenal di Spanyol pada Selasa (14/7/2026), sehingga jumlah total peserta yang cedera menjadi 57 orang.
Di antara korban luka terbaru, seorang remaja berusia 18 tahun menderita luka tusukan tanduk yang cukup parah di bagian paha.
Sementara itu, seorang pria berusia 46 tahun juga harus dilarikan ke ruang darurat setelah dadanya robek akibat diseruduk banteng aduan.
Delapan peserta lainnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat akibat mengalami memar-memar dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Banteng-banteng itu menyelesaikan lintasan sepanjang 848,6 meter dari kandang penampungan ke arena adu banteng kota dalam waktu dua menit dan 25 detik.
Ratusan orang "manantang maut"
Dikutip dari Euronews, setiap pagi selama delapan hari, ratusan orang, banyak di antaranya mengenakan kemeja putih tradisional dengan syal merah yang diikatkan di leher mereka, menguji keberanian mereka dengan berlari di depan sekawanan banteng melalui jalan-jalan sempit dan berkelok-kelok.
Sebagian besar dari mereka adalah laki-laki.
Banteng-banteng itu menghadapi kematian yang hampir pasti dalam adu banteng siang hari yang menampilkan matador-matador terbaik Spanyol.
Festival San Fermín, yang menjadi terkenal berkat novel Ernest Hemingway tahun 1926 "The Sun Also Rises", menarik orang-orang dari seluruh dunia.
Empat pria yang ikut serta dalam adu banteng tahun ini ditanduk, termasuk seorang pria Spanyol berusia 30 tahun yang wajahnya tertusuk tanduk.
Lima dari 57 korban luka adalah warga negara asing, dua warga Inggris, seorang warga Australia, seorang warga Amerika, dan seorang warga Jerman yang ditanduk di lengan kirinya.
Meskipun perlombaan lari telah usai, upacara penutupan festival akan berlangsung pada tengah malam.
Enam belas orang telah tewas dalam adu banteng sejak pencatatan dimulai pada tahun 1911.
Kematian terakhir terjadi pada tahun 2009 ketika seekor banteng menanduk seorang pria Spanyol berusia 27 tahun di leher, jantung, dan paru-parunya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang