JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menilai target Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadikan Jawa Tengah (Jateng) sebagai kandang mereka tidaklah realistis.
Ia menilai bahwa Jateng hingga saat ini masih merupakan kandang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), meskipun mereka kalah pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Ingin mengalahkan PDI-P di Jawa Tengah kan, ingin mengubah kandang banteng menjadi kandang gajah. Meski ini dianggap tidak terlampau realistis," ujar Adi dalam Obrolan Newsroom (ONR) Kompas.com, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, mengalahkan dominasi PDI-P di Jawa Tengah sangatlah sulit. Terbukti Partai Golkar hingga Partai Gerindra yang belum bisa menggusur kekuatan politik PDI-P dari provinsi tersebut.
"Jangankan PSI yang belum pernah lolos ke parlemen, partai-partai politik lain kan dari dulu belum pernah mengalahkan PDI-P di Jawa Tengah," ujar Adi.
Di Jawa Tengah, PDI-P disebutnya hanya kalah dalam pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan gubernur (Pilgub).
Sisanya seperti pemilihan bupati dan wali kota, ia melihat kader PDI-P masih mendominasi menjadi kepala daerah di Jawa Tengah.
Hal serupa juga terjadi pada pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2024, di mana PDI-P masih menjadi partai yang paling banyak mengirimkan kadernya ke DPR.
"Ini (PSI melawan PDI-P) tidak apple to apple, kalau ingin menghadap-hadapkan PSI dengan PDI-P, kejauhan. Ini antara partai politik yang belum pernah lolos ke parlemen dengan partai politik yang memang basisnya di Jawa Tengah," ujar Adi.
Kendati demikian, ia melihat adanya niatan PSI dan partai politik lain dalam menggusur dominasi PDI-P di Jawa Tengah.
"Jadi sederhana itu saja, tinggal diuji nanti apakah di 2029 PSI mampu merebut ceruk pemilih PDI-P atau justru sebaliknya PDI-P semakin solid," ujar Adi.
Kaesang Optimistis Menang Pemilu 2029
Adapun dalam Rakorda DPD PSI Kota Solo, Kaesang menyatakan bahwa dirinya akan maju sebagai caleg DPR dari Dapil Jateng V yang meliputi Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten.
Ia pun berpesan kepada para caleg untuk tidak berebut suara, tapi saling berkoordinasi. Hal tersebut untuk menghindari adanya konflik internal partai pascapemilu.
"Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah," kata Kaesang dalam Rakorda, Sabtu (25/7/2026).
Kaesang optimistis PSI akan memenangkan kontestasi Pemilu 2029. Putra bungsu Jokowi itu juga berpesan agar para kader PSI solid pada Pemilu 2029 mendatang.
"Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo," ujar Kaesang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang