JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pemerintah akan kembali memberikan stimulus untuk pembelian kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Ia mengatakan, stimulus untuk pemebelian EV akan diumumkan bersamaan dengan stimulus lainya guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Dalam waktu dekat kalau tidak salah akan dimungkinkan stimulus untuk mobil dan motor listrik. Nanti Bapak Presiden akan mengumumkan,” ujar Purbaya dalam konferensi pers KSSK, Senin (4/8).
Purbaya mengatakan saat ini pemerintah tengah melakukan finalisasi terkait dengan insentif tersebut. Meski begitu, ia tidak menjawab terkait rincian dari insentif yang akan diberikan untuk kendaraan listrik.
“Bentuknya, aduh, nanti kalau saya kasih tahu bocor. Tapi nanti kayaknya enggak beda dengan yang pernah kita diskusikan sebelumnya," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi mengenai apakah insentif hanya diberikan kepada kendaraan listrik nasional atau mencangkup produk lain, ia belum berkomentar dan masih menunggu keputusan final pemerintah melalui koordinasi dengan Kementerian dan lembaga lain.
Diberitakan sebelumnya, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) meminta pemerintah segera memberikan kepastian mengenai insentif motor listrik dan mobil listrik. Ketidakjelasan kebijakan dinilai membuat calon konsumen menunda pembelian, sementara pelaku industri kesulitan menyusun strategi produksi dan pemasaran.
Periklindo menilai keberadaan insentif memang penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik. Namun, yang lebih dibutuhkan saat ini adalah kepastian, baik pemerintah memutuskan melanjutkan maupun tidak melanjutkan program insentif pada tahun ini.
"Kita selalu mendorong pemberian insentif. Tapi intinya, insentif itu bagus kalau ada. Kalau mau dikasih, kasih. Kalau tidak, ya tidak. Jadi kita di industri bisa menyikapinya," kata Wakil Ketua Umum Periklindo Bidang Pengembangan dan Penelitian, Prabowo Kartoleksono, di Jakarta, Selasa (29/7).
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pemerintah akan kembali memberikan stimulus untuk pembelian kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Ia mengatakan, stimulus untuk pemebelian EV akan diumumkan bersamaan dengan stimulus lainya guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Dalam waktu dekat kalau tidak salah akan dimungkinkan stimulus untuk mobil dan motor listrik. Nanti Bapak Presiden akan mengumumkan,” ujar Purbaya dalam konferensi pers KSSK, Senin (4/8).
Purbaya mengatakan saat ini pemerintah tengah melakukan finalisasi terkait dengan insentif tersebut. Meski begitu, ia tidak menjawab terkait rincian dari insentif yang akan diberikan untuk kendaraan listrik.
“Bentuknya, aduh, nanti kalau saya kasih tahu bocor. Tapi nanti kayaknya enggak beda dengan yang pernah kita diskusikan sebelumnya," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi mengenai apakah insentif hanya diberikan kepada kendaraan listrik nasional atau mencangkup produk lain, ia belum berkomentar dan masih menunggu keputusan final pemerintah melalui koordinasi dengan Kementerian dan lembaga lain.
Diberitakan sebelumnya, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) meminta pemerintah segera memberikan kepastian mengenai insentif motor listrik dan mobil listrik. Ketidakjelasan kebijakan dinilai membuat calon konsumen menunda pembelian, sementara pelaku industri kesulitan menyusun strategi produksi dan pemasaran.
Periklindo menilai keberadaan insentif memang penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik. Namun, yang lebih dibutuhkan saat ini adalah kepastian, baik pemerintah memutuskan melanjutkan maupun tidak melanjutkan program insentif pada tahun ini.
"Kita selalu mendorong pemberian insentif. Tapi intinya, insentif itu bagus kalau ada. Kalau mau dikasih, kasih. Kalau tidak, ya tidak. Jadi kita di industri bisa menyikapinya," kata Wakil Ketua Umum Periklindo Bidang Pengembangan dan Penelitian, Prabowo Kartoleksono, di Jakarta, Selasa (29/7).