KOMPAS.com - Meta belum lama ini meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka untuk membuat (generate) gambar, yaitu Muse Image di platform Meta AI.
Salah satu keunggulan Muse Image adalah AI ini diklaim bisa membuat gambar akurat sesuai fakta terbaru yang ada di lapangan.
Saya pun langsung menguji klaim ini dengan memasukkan prompt spesifik terkait gelaran Piala Dunia 2026.
Intinya, saya ingin dibuatkan gambar lima pemain bola di Piala Dunia 2026 yang mencetak gol terbanyak per Jumat (10/7/2026), tepatnya setelah Perancis mengalahkan Maroko dengan skor 2-0.
Setelah memasukkan prompt, Muse Image melakukan proses "berpikir" selama sekitar 20 detik untuk mencari tahu terlebih dahulu fakta-fakta yang ada di internet, seperti nama pemain dan jumlah gol yang mereka hasilkan di Piala Dunia 2026.
Meta sendiri menjelaskan Muse Image memang akan memproses permintaan pengguna selama beberapa waktu agar hasil tambah akurat.
Nah, setelah menunggu beberapa detik, Muse Image akhirnya berhasil membuat gambarnya dengan baik, sesuai dengan permintaan dan statistik terbaru dari FIFA.
Tetapi, gambar yang dihasilkan terbilang acak. Saya kemudian menyuruh Meta AI untuk mengurutkannya dari pencetak gol terbanyak hingga paling sedikit, dari kiri ke kanan.
Hasilnya, saya mendapatkan gambar Kylian Mbappe yang berada di sebelah kiri dengan 8 gol, diikuti dengan Lionel Messi dengan 8 gol juga, Erling Haaland 7 gol, Harry Kane 6 gol, dan Ousmane Dembele 5 gol.
Bisa buat grafik dan statistik lengkap
Selain pemain dengan gol terbanyak, saya juga menguji Muse Image untuk membuat grafik dan statistik pertandingan perempatfinal Piala Dunia partai Perancis vs Maroko yang berakhir 2-0.
Hasilnya bisa dibilang cukup impresif. Sebab, grafik yang dibuat cukup lengkap, dan statistik yang diberikan juga cukup akurat, sesuai dengan data FIFA.
Dalam membuat grafik berdasarkan data dan statistik ini, Meta AI membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 30 detik lebih.
Hal ini saya rasa cukup wajar, lantaran AI akan mencari informasi terlebih dahulu dari sumber-sumber terbaru di internet.
Barulah setelah itu, data yang dikumpulkan diolah dan menjadi grafik visual yang sesuai dengan permintaan pengguna.
Di luar Piala Dunia 2026, saya juga mencoba klaim Meta AI yang menyebut bahwa Muse Image dapat mengedit elemen gambar dan mengubah rasio gambar dari sempit ke lebar, atau sebaliknya.