Presiden Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri India Narendra Modi. Foto: YouTube Sekretariat Presiden/BPMI Setpres
Jakarta: Perdana Menteri India Narendra Modi tersentuh oleh sambutan hangat Presiden Prabowo Subianto di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta pada Senin 6 Juli 2026.
PM Modi mengatakan bahwa bersama Presiden Prabowo akan mengadakan diskusi yang bertujuan untuk menambah momentum lebih lanjut pada kemitraan ini di berbagai sektor.
Perdana Menteri, yang tiba di Indonesia sebagai bagian pertama dari kunjungan tiga negaranya, mengatakan bahwa ia dan Presiden Prabowo juga akan mengunjungi kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta.
"Mendarat di Jakarta. Saya tersentuh oleh sambutan hangat Presiden Prabowo Subianto di bandara. Pada tahun 2018 kita meningkatkan hubungan kita menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, yang telah bermanfaat bagi rakyat kita," katanya dalam sebuah unggahan di X, seperti dikutip dari ANI.
"Selama kunjungan ini, Presiden Prabowo Subianto dan saya akan mengadakan diskusi yang bertujuan untuk menambah momentum lebih lanjut pada kemitraan ini di berbagai sektor,” ujar PM Modi.
Presiden Prabowo dan saya akan mengunjungi kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta. Ini akan memastikan hubungan budaya yang lebih erat antara negara kita. Saat berada di Indonesia, saya juga berharap dapat berinteraksi dengan komunitas India," tambah PM Modi.
PM Modi juga akan mengunjungi Australia dan Selandia Baru. Dalam pernyataan keberangkatannya sebelum kunjungan 6-11 Juli, PM Modi mencatat bahwa pertemuan tingkat tinggi ini akan memanfaatkan momentum kuat dalam hubungan India dengan tiga mitra utama tersebut, memperluas kerja sama di sektor strategis, ekonomi, dan berorientasi pada masyarakat.
"Kunjungan saya ke Indonesia dan Australia di Samudra Hindia bagian Timur dan Selatan, diikuti oleh Selandia Baru, akan semakin memperkuat Kebijakan Act East India, Visi MAHASAGAR, serta pandangan kita terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Perdana Menteri.
Kerangka kerja "MAHASAGAR" yang merupakan singkatan dari Kemajuan Bersama dan Holistik untuk Keamanan Lintas Kawasan, menjadi cetak biru kelembagaan India untuk mendorong keamanan, stabilitas, dan pertumbuhan inklusif di seluruh domain maritim.