Rekap Perjalanan Nathan Ake Bersama Manchester City

Rekap Perjalanan Nathan Ake Bersama Manchester City

Etihad Stadium (unsplash.com/Jonny Gios)
  • Nathan Ake resmi meninggalkan Manchester City pada musim panas 2026 setelah enam musim membela klub dan bergabung dengan Fenerbahce sebagai langkah baru dalam kariernya.
  • Selama di Manchester City, Ake berperan penting dalam meraih berbagai trofi termasuk Premier League, Piala FA, Liga Champions, serta menjadi bagian dari skuad treble winner 2022/2023.
  • Meskipun kerap diganggu cedera, Ake tetap menunjukkan konsistensi dan ketangguhan di lini belakang hingga musim terakhirnya yang ditutup dengan dua gelar domestik sebelum tampil di Piala Dunia 2026.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Nathan Ake resmi menutup perjalanannya sebagai penggawa Manchester City pada musim panas 2026. Pemain berkebangsaan Belanda tersebut telah berpisah dengan The Citizens dan diumumkan sebagai pemain baru klub Turki, Fenerbahce. Keputusan ini menutup kiprahnya bersama Manchester City yang berlangsung selama 6 musim sejak 2020.

1. Musim debut Nathan Ake pada 2020/2021 diganggu cedera

Musim pertama Nathan Ake di Manchester City tak berjalan mudah. Ia menepi sejak November 2020 hingga April 2021 karena harus menjalani perawatan akibat cedera hamstring. Dirinya hanya bermain dalam 13 laga dengan kontribusi 1 gol yang tercipta dalam kekalahan telak 2-5 dari Leicester City pada pekan kedua English Premier League. Meski demikian, Ake merasakan gelar juara Premier League dan Piala Liga pada musim ini. 

2. Nathan Ake menjadi salah satu opsi lini belakang dan mempersembahkan trofi Premier League pada 2021/2022

Setelah melewati musim pertama yang penuh liku, Nathan Ake belum mampu merebut tempat utama di lini pertahanan Manchester City pada 2021/2022. Pep Guardiola sebagai pelatih lebih mengandalkan Joao Cancelo, Aymeric Laporte, Ruben Dias, dan Kyle Walker di barisan lini belakang. Ake mendapat kesempatan bermain dalam 27 laga dengan kontribusi 3 gol. Dua golnya di Premier League mewarnai keberhasilan The Citizens merengkuh gelar juara.

3. Nathan Ake mempersembahkan treble winner untuk Manchester City pada 2022/2023

Nathan Ake akhirnya mengunci satu tempat utama di lini pertahanan Manchester City pada 2022/2023. Ia menjadi pilihan utama di sisi kiri meski beberapa kali dimainkan sebagai bek tengah. Performanya sempat terganggu selama beberapa pekan menuju penghujung musim karena cedera. Dari 41 penampilan, Ake mengemas 3 gol yang berbuah treble winners, juara di Piala FA, Premier League, dan Liga Champions Eropa. 

4. Nathan Ake melewati periode terbaik pada 2023/2024

Nathan Ake mencatatkan penampilan terbanyak selama semusim bersama Manchester City pada 2023/2024. Dirinya memainkan 44 laga dengan kontribusi 3 gol dan 3 assist. Ake mendapatkan kesempatan bermain di UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antarklub dan berhasil membawa The Citizens merengkuh gelar juara. Selain itu, ia juga menjadi benteng kokoh di lini pertahanan dalam keberhasilan tim merengkuh gelar juara Premier League.

5. Nathan Ake menderita tiga cedera berbeda pada 2024/2025

Nathan Ake kembali dihantui cedera pada 2024/2025. Ia harus beberapa kali menghuni meja perawatan untuk menjalani pemulihan. Tak heran jika ia hanya mencatatkan 20 penampilan tanpa mencetak gol atau assist sepanjang musim. Namun sebelum cedera menghampiri, Ake berhasil mempersembahkan gelar juara Community Shield. Sebelum musim berakhir, dirinya pulih dari cedera dan turut mengawal tim di Piala Dunia Antarklub.

6. Nathan Ake tampil apik pada musim penutup

Nathan Ake melewati musim terakhirnya di Manchester City dengan hadir pada momen-momen penting. Dengan total 32 penampilan, ia membawa tim meraih gelar juara Piala FA dan Carabao Cup. Performa apik membuatnya dipilih untuk membela Belanda di Piala Dunia 2026. Sayangnya, kiprahnya hanya sampai babak 32 besar karena De Oranje disingkirkan Maroko.

Nathan Ake memainkan peran penting dalam periode gemilang Manchester City selama lebih dari setengah dekade ke belakang. Meski beberapa kali diganggu cedera, ia mampu bangkit dan kembali mendapat tempat utama di lini belakang. Dengan pengalaman yang dimiliki, kini ia dituntut memberi dampak positif terhadap performa Fenerbahce.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.