Kuota Undangan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Ludes pada H+2 "War Tiket"

Kuota Undangan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Ludes pada H+2 "War Tiket"

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuota undangan upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, kembali langsung habis pada hari kedua pendaftarannya pada Kamis (6/8/2026).

Diketahui, war tiket undangan upacara HUT ke-81 RI di Istana dibuka selama tiga hari, mulai 5 sampai 7 Agustus 2026 setiap pukul 10.00 WIB.

Dalam pantauan Kompas.com dari laman https://pandang.istanapresiden.go.id pada Kamis (6/8/2026) pukul 10.19 WIB, terdapat keterangan bahwa seluruh kuota undangan upacara telah penuh.

"Pendaftaran ditutup. Seluruh kuota upacara telah penuh)," bunyi keterangan dalam laman pendaftaran. Tautan untuk mendaftar dalam laman tersebut pun sudah tidak bisa diklik oleh calon pendaftar.

128.000 Orang Berebut Undangan Upacara di Istana

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengeklaim antusiasme masyarakat untuk menghadiri rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026 mendatang sangat tinggi.

Pada hari pertama pelaksanaan perebutan undangan (war ticket) saja, tercatat sebanyak 128.331 masyarakat mengikuti proses pendaftaran dari 36 provinsi di Indonesia dan 14 negara.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Pada hari pertama kemarin tercatat 128.331 masyarakat mengikuti war ticket, yang tersebar di 36 provinsi, bahkan ada peserta dari mancanegara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jerman, Britania Raya, Turki, Prancis, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia," kata Prasetyo, dalam siaran pers Sekretariat Presiden, Kamis (6/8/2026).

Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam perebutan undangan tersebut.

Tingginya minat masyarakat, menurut dia, mencerminkan semangat kebangsaan serta antusiasme untuk turut menyaksikan secara langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mendaftar untuk mengikuti war ticket Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta," ujar Prasetyo.

Tema dan logo resmi HUT ke-81 RI 2026 mengusung Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Simak makna dan panduannya.
Tema dan logo resmi HUT ke-81 RI 2026 mengusung Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Simak makna dan panduannya.

Kuota 8.100 Undangan

Pemerintah sendiri resmi membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menghadiri secara langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, yang akan digelar pada Senin (17/8/2026).

Sebanyak 8.100 kursi disediakan untuk masyarakat. Tiket kehadiran dapat diperoleh melalui mekanisme perebutan undangan atau war ticket yang diselenggarakan secara daring.

Masyarakat yang ingin mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dapat melakukan pendaftaran melalui laman resmi di https://pandang.istanapresiden.go.id.

Dalam laman pendaftaran tersebut, terdapat lima ketentuan yang wajib dipenuhi peserta upacara HUT ke-81 RI di Istana, yakni:

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga yang masih berlaku.
  • Minimal berusia 12 tahun pada Senin (17/8/2026).
  • Peserta upacara dilarang membawa balita.
  • Dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, bebas penyakit bawaan yang membahayakan di kerumunan, serta telah melengkapi vaksinasi nasional.
  • Satu nomor induk kependudukan (NIK) hanya berlaku untuk satu kali pendaftaran permohonan undangan upacara.

Para pendaftar untuk menyiapkan dokumen, seperti identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA); nomor telepon aktif; alamat email aktif; serta swafoto formal terbaru dengan memegang identitas diri.

Prosedur Pendaftaran

  • Siapkan dokumen file KTP/KIA dan swafoto bersama identitas
  • Daftar online dengan mengisi formulir di portal dan unggah dokumen yang disyaratkan
  • Cek email untuk mengkonfirmasi pendaftaran melalui link yang dikirimkan ke email pendaftar
  • Jika terpilih, tukarkan undangan fisik dengan membawa KTP/KIA.

"Seluruh proses pendaftaran bersifat gratis dan tidak dipungut biaya apa pun, serta undangan tidak untuk diperjualbelikan. Hati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia," bunyi dalam laman pendaftaran tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang