Korban Luka Gempa Venezuela Melampaui 12 Ribu Orang, Ratusan Bangunan Dilaporkan Runtuh

Korban Luka Gempa Venezuela Melampaui 12 Ribu Orang, Ratusan Bangunan Dilaporkan Runtuh

Pantau - Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyatakan jumlah korban luka akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang negaranya telah melampaui 12 ribu orang, sementara korban meninggal dunia berdasarkan data terbaru otoritas mencapai 2.295 orang.

Korban dan Kerusakan Terus Bertambah

Rodriguez mengatakan seluruh layanan kesehatan di Venezuela telah dikerahkan untuk menangani para korban yang terus berdatangan.

“Seluruh layanan kesehatan di Venezuela saat ini telah dikerahkan untuk menangani 12.400 korban luka yang ada," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagian besar pejabat daerah La Guaira dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Selain itu, sedikitnya 189 bangunan dilaporkan runtuh total akibat guncangan gempa.

Kronologi Gempa dan Kondisi WNI

Dua gempa bumi kuat mengguncang Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026, dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi hanya berselang 39 detik.

Gempa pertama merupakan foreshock berkekuatan magnitudo 7,2 yang terjadi pada pukul 18.04 waktu setempat, kemudian disusul gempa utama bermagnitudo 7,5.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam bencana tersebut.

“KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak 3 orang, berada dalam kondisi aman, selamat, dan sehat,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah.

Heni juga memastikan seluruh staf KBRI Caracas berada dalam kondisi aman.

“Gedung kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta juga tidak mengalami kerusakan struktural yang berarti,” katanya.