KOMPAS.com - Penyerang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo harus menutup perjalanannya di ajang Piala Dunia 2026 dengan kenyataan pahit usai kalah dari Spanyol.
Cristiano Ronaldo menjadi starter dalam duel Timnas Portugal vs Spanyol yang digelar di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.
Pertandingan Timnas Portugal vs Spanyol berakhir dengan skor 0-1, Cristiano Ronaldo dkk menelan kekalahan.
Petaka bagi skuad Portugal hadir pada masa injury time ketika pemain pengganti Spanyol, Mikel Merino, sukses mencetak gol dramatis pada menit ke-90+1.
Hasil itu membuat langkah skuad La Furia Roja menuju babak 8 besar, sementara laju Cristiano Ronaldo dkk di Piala Dunia 2026 harus terhenti.
Meski harus tersingkir, Ronaldo menegaskan bahwa dirinya enggan terburu-buru mengambil keputusan terkait masa depannya di kancah internasional.
Cristiano menilai lawannya hanya dinaungi sedikit keberuntungan di penghujung laga yang seharusnya bisa dimenangi oleh tim mana pun.
"Saya sedih harus meninggalkan Piala Dunia seperti ini," katanya dikutip dari Reuters, Selasa (7/7/2026).
"Saya memberikan segalanya. Saya melakukan yang terbaik dan saya pergi dengan hati nurani yang bersih."
"Ini adalah Piala Dunia terakhir saya, ya, tetapi sekarang saya akan punya waktu untuk merenung dan bersama keluarga saya. Saya tidak akan membuat keputusan yang tergesa-gesa," lanjutnya.
Penyerang berusia 41 tahun itu juga enggan membiarkan keputusan pribadinya merusak fokus serta suasana tim saat ini.
"Saya tidak membuat keputusan saat emosi sedang memuncak," tegas pemain kelahiran Funchal, Portugal, pada 5 Februari pada 1985 itu.
Kebanggaan Membawa Gelar Juara
Sepanjang kariernya membela panji negaranya, peraih lima penghargaan Ballon d'Or ini merasa bangga atas kontribusi besarnya.
Ia turut andil mengantarkan negaranya menjuarai Kejuaraan Eropa 2016 serta UEFA Nations League edisi 2019 dan 2025.