PEKALONGAN, KOMPAS.com - Polisi menduga kematian seorang pemuda berinisial DF (21) di Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengarah pada tindak pidana pembunuhan.
Meski demikian, penyidik belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit sambil memeriksa saksi dan mendalami barang bukti yang telah diamankan.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, dugaan tersebut muncul berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP).
"Untuk sementara memang dugaan kami mengarah pada pembunuhan, tetapi kami masih melakukan pendalaman dan menunggu hasil visum dari rumah sakit terkait luka yang dialami korban," kata Rachmad, dikutip dari Tribun Jateng, Senin (6/7/2026).
Polisi Masih Tunggu Hasil Visum
Rachmad mengatakan, penyidik belum dapat memastikan penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Sebelumnya, polisi menemukan luka robek atau sayatan di bagian leher korban saat melakukan olah TKP.
"Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, korban mengalami luka robek atau sayatan di bagian leher," ujar Rachmad.
"Namun kami masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematiannya," sambungnya.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani visum.
Polisi Periksa Saksi dan Barang Bukti
Selain menunggu hasil visum, polisi juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya sebilah pisau dan telepon genggam milik korban.
"Selain itu, telepon genggam milik korban juga diamankan untuk kepentingan penyelidikan," imbuh Rachmad.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa para saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
"Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh dengan memeriksa para saksi, mengumpulkan alat bukti, dan menunggu hasil visum agar penyebab kematian korban dapat dipastikan secara ilmiah," pungkasnya.
Sejauh ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
Penyidik masih menunggu hasil visum, memeriksa keterangan para saksi. Pihak berwajib juga mendalami barang bukti untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian DF.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Di Balik Kematian Pemuda Pekalongan dengan Leher Tersayat, Polisi Selidiki Sosok 2 Pria Misterius dan Titik Terang Kasus Pekalongan: Polisi Duga Pemuda DF Tewas Dibunuh, Pisau dan HP Korban Jadi Kunci.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang