Harga Emas Naik Saat Minyak dan Dolar AS Melemah

Harga Emas Naik Saat Minyak dan Dolar AS Melemah

Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin (3/8/2026) seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya optimisme bahwa AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan.

Prospek tersebut memicu penurunan tajam harga minyak, sehingga meredakan kekhawatiran terhadap inflasi dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot pada Senin sore naik 0,4% menjadi US$ 4.055,36 per ons troi. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS menguat 0,2% menjadi US$ 4.054,20 per ons troi.

Kenaikan ini melanjutkan tren positif setelah harga emas mencatat kenaikan sekitar 1% sepanjang Juli, sekaligus menjadi kenaikan bulanan pertama dalam lima bulan terakhir.

Sentimen positif bagi emas muncul setelah harga minyak dunia anjlok lebih dari US$ 4 per barel. Penurunan dipicu keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda serangan baru terhadap Iran sambil mengupayakan tercapainya kesepakatan yang bertujuan menghentikan ambisi nuklir Teheran, sekaligus membuka kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan hubungan antara harga emas dan minyak kembali terlihat jelas.

"Kami kembali melihat korelasi sebelumnya, ketika emas naik saat harga minyak turun, dan emas turun saat harga minyak naik. Penurunan harga minyak hari ini sedikit mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga AS tahun ini dan memberikan dukungan bagi harga emas," ujarnya.

Harga minyak yang tinggi biasanya meningkatkan risiko inflasi dan mendorong bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi. Kondisi tersebut cenderung mengurangi daya tarik emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Selain harga minyak, penguatan emas juga didorong pelemahan dolar AS yang turun ke level terendah sejak pertengahan Juni 2026. Dolar tertekan setelah otoritas AS dan Jepang melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menopang nilai tukar yen. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga ikut melemah, sehingga semakin mendukung kenaikan harga emas.

Sementara itu, logam mulia lainnya juga mencatat penguatan. Harga perak spot naik 1% menjadi US$ 58,18 per ons troi, platinum menguat 0,3% menjadi US$ 1.647,25 per ons troi, dan paladium bertambah 0,5% menjadi US$ 1.280,25 per ons troi. 

Minyak

Perang AS Iran