Geram Pedagang Ikan Hias di Blitar Gara-gara Listrik PLN Padam Tanpa Pemberitahuan

Geram Pedagang Ikan Hias di Blitar Gara-gara Listrik PLN Padam Tanpa Pemberitahuan

BLITAR, KOMPAS.com – Belasan pedagang Pasar Ikan Hias Sukoi di Jalan Dr Wahidi, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur mengeluhkan seringnya listrik di kios mereka padam, tanpa pemberitahuan.

Padamnya listrik otomatis mematikan kerja aerator, peralatan elektrik yang berfungsi memasok oksigen ke puluhan aquarium di mana ikan-ikan hias dagangan para pedagang ini dipajang.

Selain aerator terhenti, pemadaman listrik juga mengakibatkan peralatan filter air tidak bisa bekerja.

Terdapat 13 kios pedagang ikan hias di Pasar Ikan Hias Sukoi, Kota Blitar.

“Yang paling mengkhawatirkan itu masalah berhentinya pasokan oksigen dari aerator ke aquarium kalau listrik mati,” ujar salah satu pedagang ikan hias, Suparli, kepada Kompas.com, Senin (22/6/2026).

“Aerator itu ibaratnya nyawanya ikan di aquarium,” tambah pria yang juga sesepuh di pasar ikan hias Sukoi itu.

Seingat Suparli, pemadaman listrik dalam satu pekan lalu terjadi sebanyak 3 kali, terakhir terjadi Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB sampai 17.30 WIB.

Hal pertama yang dilakukan Suparli adalah menangani beberapa jenis ikan yang paling rentan mati jika pasokan oksigen dari aerator ke aquarium terhenti.

Ikan-ikan tersebut, antara lain ikan koi, ikan koki, ikan sumatera dan beberapa jenis ikan lainnya.

“Yang pertama saya pegang ya ikan koi karena dia paling rentan. Saya pindahkan dari akuarium ke kantong plastik, lalu saya isi oksigen,” terangnya.

Kata Suparli, daya tahan ikan koi berada diakuarium ataupun kolam kecil tanpa oksigen hanya kurang dari tiga jam.

“Mungkin nilainya tidak seberapa. Hanya beberapa kantong plastik dan oksigen yang memang selalu kita sediakan. Tapi itu repot dan menjengkelkan,” ungkapnya.

Suparli dan istrinya berjaga di kios Pasar Ikan Hias Sukoi di Jalan Dr Wahidin, Kota Blitar, Senin (22/6/2026)
Suparli dan istrinya berjaga di kios Pasar Ikan Hias Sukoi di Jalan Dr Wahidin, Kota Blitar, Senin (22/6/2026)

Pedagang ikan hias selalu memiliki persediaan kantong plastik dan oksigen dalam tabung karena keduanya merupakan peralatan yang selalu dibutuhkan untuk mengemas ikan bagi pembeli.

Kantong plastik dan oksigen juga diperlukan untuk pengiriman ikan hias jarak jauh. Jika pedagang ikan hias memiliki generator listrik, persoalan menjadi sedikit lebih mudah.

“Tapi sebenarnya punya genset (generator set) pun ya repot juga. Harus ambil dulu dari rumah. Belum kalau ternyata BBM-nya habis harus beli dulu,” tuturnya.

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app