KLATEN, KOMPAS.com - Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berhasil membuat warganya sejahtera dari pendapatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Kamulyan.
BUMDes Sumber Kamulyan didirikan 10 tahun lalu tepatnya tahun 2016. Omzetnya terusnya meningkat dari sektor usaha yang dijalankan.
Dengan modal awal Rp 2,5 miliar dari anggaran dana desa (ADD) untuk membuat wisata air salah satunya Umbul Pelem Waterpark, kini pendapatan BUMDes Sumber Kamulyan mencapai Rp 26 miliar pada 2025.
"Kita mulai membangunnya 2016 menggunakan dana desa. Dana desa yang kita alokasikan di BUMDes itu sekitar 2,4 miliar secara bertahap. Jadi dari 2016, 2017, 2018 sampai 2022."
"Terus usaha yang pertama itu wisata air. Wisata air Umbul Pelem Waterpark itu kita buka mulai tahun 2018," kata Kepala Desa Wunut, Iwan Iwan Sulistiya Setiawan, dihubungi Kompas.com melalui telepon, Kamis (30/7/2026) malam.
Modal Rp 2 miliar kini beromzet Rp 26 miliar
"Seiring perjalanan waktu dari dana desa ini alhamdulillah bisa berkembang. Ini kalau modal kita Rp 2,4 miliar dari dana desa, itu omzet sampai tahun 2025 kemarin itu sudah sekitar Rp 26 miliar," sambung Iwan.
Iwan mengatakan, Desa Wunut kembali membuat wisata air khusus pengunjung laki-laki dan perempuan dengan nama Umbul Gede.
"Pengembangan Umbul Pelem ini kita punya wisata air lagi. Cuma punya ciri khas tersendiri. Jadi kolam renang wanita dan laki-laki dipisah. Itu namanya Umbul Gede. Kita buka Desember tahun 2025," katanya.
Di samping itu, lanjut Iwan, Desa Wunut juga memiliki unit usaha ketahanan pangan. Ada peternakan ayam, perikanan budidaya nila dan pertanian.
Disebutkan Iwan, Umbul Pelem Waterpark dibangun di atas lahan sekitar 9.000-an meter persegi.
Di Umbul Pelem ini ada enam kolam. Ada kolam renang dewasa, kolam renang anak, kolam renang balita, kolam renang untuk waterboom dua, kolam renang mandi busa, dan kolam untuk terapi ikan.
Umbul Pelem buka mulai pukul 05.00-16.00 WIB dan Umbul Gede buka pukul 06.00-16.00 WIB.
Dia menjelaskan, awal-awal dibuka pengunjung Umbul Pelem masih sedikit. Sehari hanya sekitar 100 pengunjung. Seiring berjalan pengunjung terus mengalami peningkatan.
Sekarang ini hari biasa bisa mencapai 500 sampai 1.000 pengunjung. Kemudian hari libur sekolah sehari bisa 3.000 pengunjung. Sementara hari Sabtu-Minggu di atas 4.000, bahkan bisa 7.000 pengunjung per hari.
"(Tiket) Umbul Pelem itu weekday (Senin-Jumat) itu Rp 8.000, kemudian Sabtu-Minggu dan hari libur nasional Rp 10.000. Kalau di Umbul Gede itu weekday-nya Rp 6.000, weekend-nya Rp 8.000," tambah Iwan.