Pantau - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyatakan siap mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perkebunan dengan calon mitra usaha, investor, serta masyarakat yang tertarik mengembangkan bisnis berbasis komoditas perkebunan.
BPDP Dorong Hilirisasi dan Penguatan UMKM
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansah mengatakan BPDP terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM perkebunan melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, dan penguatan hilirisasi komoditas perkebunan.
"Komoditas perkebunan Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah," ungkap Helmi.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2026 bertema Grow Beyond Boundaries yang digelar di Jogja Expo Center, Yogyakarta, pada 3-5 Juli 2026.
Dalam pameran tersebut, BPDP menghadirkan ratusan peluang usaha untuk mendorong UMKM naik kelas melalui inovasi dan kolaborasi.
Pameran IFBC Jadi Ajang Bertemu Investor
Helmi mengatakan, "Ini menjadi momentum bagi BPDP untuk mempertemukan pelaku UMKM perkebunan dengan calon mitra usaha, investor, maupun masyarakat yang tertarik mengembangkan bisnis berbasis komoditas perkebunan," ujarnya.
Menurutnya, IFBC menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan berbasis komoditas perkebunan kepada masyarakat, pelaku usaha, hingga calon investor.
"Kami berharap melalui ajang ini dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan mendorong UMKM perkebunan untuk terus berkembang, berinovasi, dan naik kelas," ungkapnya.
Helmi menambahkan, "Kami terus mendorong agar produk-produk perkebunan Indonesia mampu memiliki daya saing yang lebih tinggi dan menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya.
BPDP berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda dan calon wirausaha, memandang sektor perkebunan sebagai sumber inovasi dan peluang bisnis yang berkelanjutan.