Berada di Tengah Perkampungan, SDN Bintoro 16 Demak Hanya Dapat 3 Calon Murid Baru

Berada di Tengah Perkampungan, SDN Bintoro 16 Demak Hanya Dapat 3 Calon Murid Baru

DEMAK, KOMPAS.com - SD Negeri Bintoro 16 di Demak sepi pendaftar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Sebelumnya, SPMB Demak secara resmi sudah dibuka mulai tanggal 8-17 Juni 2026.

Sampai dengan batas akhir pendaftaran, jumlah pendaftar baru 3 orang dari 28 kuota.

Secara geografis, keberadaan SD Negeri Bintoro 16 ini berada di tengah Kampung Baru Petengan Utara, yang termasuk daerah padat pemukiman.

Lokasinya juga berada di pusat kota.

Bangunan fisik juga terlihat layak dan para tenaga pengajar seluruhnya berstatus aparatur sipil negara (ASN).

Meski begitu, guru Kelas 1 SD Negeri Bintoro 16, Sri Sofiati menilai, letak sekolah tempatnya mengajar yang berada di tengah kampung justru sulit dijangkau masyarakat luas.

Hal ini yang membuat minim murid. Selain itu, anak berusia kelas I SD di sekitar sekolah saat ini juga jarang.

"SD kita berada di tengah perkampungan, justru itu sulit dijangkau oleh masyarakat luas, dalam artian dibanding dengan SD Bintoro yang lain, sekarang anak usia kelas 1 SD di sini juga jarang," kata Sri, ditemui di SD Bintoro 16, Rabu (24/6/2026).

Pendaftar Tahun lalu Hanya 9 Murid

Jumlah murid di sekolah ini total ada 45 anak.

Jumlah pendaftar yang sedikit juga dialami pada tahun lalu, yang hanya dapat 9 murid.

"Sekarang murid lama 45 anak, tahun kemarin pendaftar hanya 9 anak didik," ujarnya.

Dia menilai, saat ini SD Negeri banyak yang kekurangan murid dan orang tua lebih memilih menyekolahkan anaknya di sekolah swasta berbasis keagamaan full day untuk mengimbangi tuntutan pekerjaan.

"Menurut saya pribadi, sekarang itu SD Negeri banyak mengalami kekurangan pendaftar, karena tuntutan pekerjaan orang tua yang pulangnya lebih sore, sekarang ini lebih banyak orang tua memasukkan anak ke full day gitu, sekarang ada madrasahnya, jadi orang tua jemput sore," ungkapnya.

Sri mengaku sudah berupaya mensosialisasikan tempatnya mengajar supaya mendapatkan murid.