Pengangguran di Jabodetabek Paling Banyak Lulusan SMA-SMK, Ini Angkanya

Pengangguran di Jabodetabek Paling Banyak Lulusan SMA-SMK, Ini Angkanya

KOMPAS.com - Lulusan SMA dan SMK masih menjadi kelompok penyumbang terbesar pengangguran terbuka di sejumlah wilayah Jabodetabek berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS).

Di Jakarta, BPS DKI Jakarta mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi per Februari 2026 berasal dari lulusan SMK sebesar 8,15 persen. Sementara lulusan SMA berada di posisi kedua dengan TPT sebesar 7,58 persen.

Sebaliknya, tingkat pengangguran terendah berasal dari lulusan Diploma I/II/III sebesar 3,58 persen dan lulusan universitas sebesar 3,79 persen.

Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto mengatakan, jumlah pengangguran di Jakarta mencapai 333.860 orang pada Februari 2026. Secara keseluruhan, tingkat pengangguran terbuka Jakarta berada di angka 6,03 persen.

"Artinya, dari setiap 100 orang angkatan kerja, sekitar enam orang belum bekerja," ujar Kadarmanto.

Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Depok dan Bekasi

Pola yang sama juga terlihat di sejumlah daerah penyangga Jakarta.

Di Kota Depok, jumlah pengangguran terbuka pada 2025 mencapai 69.289 orang dari total angkatan kerja sebanyak 1.063.021 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 40.903 orang merupakan lulusan SMA. Angka itu menjadi yang tertinggi dibandingkan kelompok pendidikan lainnya, yakni lulusan perguruan tinggi sebanyak 16.516 orang, lulusan SMP 7.763 orang, dan lulusan SD 4.107 orang.

Kondisi serupa terjadi di Kota Bekasi. Berdasarkan data BPS, jumlah pengangguran terbuka di Kota Bekasi mencapai 98.963 orang dari total angkatan kerja sebanyak 1.350.325 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 62.656 orang merupakan lulusan SMA/SMK. Sementara lulusan perguruan tinggi yang menganggur berjumlah 23.751 orang, lulusan SMP 8.142 orang, dan lulusan SD 4.414 orang.

Di Kabupaten Bekasi, dominasi lulusan SMA/SMK bahkan lebih mencolok.

Jumlah pengangguran terbuka tercatat mencapai 143.006 orang, dengan 106.344 orang di antaranya merupakan lulusan SMA/SMK. Angka tersebut setara sekitar 74 persen dari total pengangguran di wilayah tersebut.

Adapun jumlah pengangguran lulusan perguruan tinggi tercatat sebanyak 13.469 orang, lulusan SMP 12.537 orang, dan lulusan SD 10.476 orang.

Kondisi Serupa Terjadi di Bogor dan Tangerang Raya

Dominasi lulusan SMA/SMK juga terlihat di Kota Bogor.

Dari total 43.857 pengangguran terbuka di Kota Bogor, sebanyak 30.157 orang merupakan lulusan SMA/SMK.

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.