Astra Financial Catat Pembiayaan Rp 29 Triliun, Kuasai Pasar 29 Persen

Astra Financial Catat Pembiayaan Rp 29 Triliun, Kuasai Pasar 29 Persen

Jakarta, Beritasatu.com - Astra Financial mencatatkan kinerja positif di sektor pembiayaan otomotif dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp 29 triliun hingga periode Januari-Mei 2026. Capaian tersebut membuat ACC-TAF, bagian dari ekosistem Astra Financial, menguasai pangsa pasar sebesar 29,2% dan menjadi pemain terbesar berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI).

Kinerja tersebut disampaikan saat Astra Financial melalui Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) meresmikan booth di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7). Kehadiran tersebut sekaligus menandai kedelapan kalinya Astra Financial menjadi Platinum Financial Partner GIIAS.

Di tengah tren positif industri otomotif nasional, Astra Financial memperkuat layanan pembiayaan melalui sinergi ACC-TAF bersama lima unit bisnis lainnya, yaitu FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu. Ekosistem tersebut juga didukung OLXmobbi sebagai Official Trade-In Partner untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki kendaraan.

Peresmian booth ACC-TAF dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman, Presiden Komisaris Astra Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra Rudy, Direktur Astra sekaligus Director In-Charge Astra Financial Siswadi, serta jajaran direksi dan eksekutif Astra.

Dalam sambutannya, Agusman mengapresiasi konsistensi Astra Financial dalam mendukung penyelenggaraan GIIAS sebagai Platinum Financial Partner untuk kedelapan kalinya.

“Kami dari OJK sangat mengapresiasi Astra Financial atas dukungan konsisten terhadap GIIAS sebagai Platinum Financial Partner yang kedelapan kalinya. Hadirnya GIIAS mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, membuka lapangan kerja, serta mendorong UMKM dan sektor riil. Sebagaimana tercatat sepanjang semester pertama 2026, angka penjualan kendaraan bermotor tumbuh 15,9%. Yang menggembirakan, 64% dari pembiayaan berasal dari otomotif. Hal ini tentunya tidak lepas dari kerja keras Astra Financial,” ujar Agusman, Rabu (29/7/2026). 

Presiden Direktur Astra Rudy mengatakan industri otomotif memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian nasional melalui kontribusi terhadap manufaktur, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekosistem pemasok dan UMKM.

“Astra terus mengoptimalkan sinergi di dalam ekosistem bisnis Astra guna menghadirkan beragam produk dan layanan yang relevan, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan berbagai segmen pelanggan. Kami berharap GIIAS 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat optimisme, mendorong inovasi, dan mengakselerasi pertumbuhan industri otomotif nasional dan pada akhirnya berdampak bagi perekonomian nasional,” ujar Rudy.

Direktur Astra sekaligus Director In-Charge Astra Financial Siswadi menjelaskan, kehadiran ACC-TAF bersama unit bisnis Astra Financial di GIIAS 2026 tidak hanya bertujuan memberikan solusi pembiayaan, tetapi juga meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Kehadiran sebagai Platinum Financial Partner GIIAS untuk kedelapan kalinya kami maknai sebagai komitmen berkelanjutan untuk terus menghadirkan layanan finansial yang inklusif dan adaptif. Pengunjung GIIAS berkesempatan mendapatkan kemudahan dalam setiap tahapan perjalanan untuk memiliki kendaraan impian dengan solusi keuangan terintegrasi yang ditawarkan ACC, TAF, FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu,” ujar Siswadi.

Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan kendaraan nasional sepanjang Januari-Juni 2026 menunjukkan tren positif. Penjualan wholesales meningkat 15,9% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 436.564 unit, sedangkan penjualan retail tumbuh 10,5% YoY menjadi 433.848 unit.

Pertumbuhan industri otomotif tersebut turut mendorong kinerja sektor pembiayaan. Pada periode Januari-Mei 2026, piutang pembiayaan industri multifinance tumbuh 1,7% YoY menjadi Rp513,2 triliun dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross sebesar 3,06%.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, pencapaian pembiayaan ACC-TAF sebesar Rp29 triliun dengan pangsa pasar 29,2% menunjukkan kuatnya posisi Astra Financial dalam mendukung kebutuhan pembiayaan kendaraan masyarakat Indonesia.

Selama GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026, ACC-TAF menghadirkan berbagai program dan aktivitas edukatif, mulai dari konsultasi pembiayaan kendaraan, layanan perlindungan kendaraan dari Asuransi Astra, perlindungan jiwa dari Astra Life, transaksi digital melalui AstraPay, layanan perbankan digital Bank Saqu, hingga fasilitas tukar tambah kendaraan bersama OLXmobbi.

Untuk memberikan kemudahan kepada pengunjung, ACC-TAF juga menawarkan program Tebus Hemat dengan manfaat hingga Rp6,9 juta serta bunga mulai 2,99% untuk tenor satu hingga tiga tahun bagi pelanggan passenger car yang melakukan transaksi selama GIIAS berlangsung.

Seluruh program tersebut tersedia melalui booth ACC-TAF di Hall 7 sebagai main booth serta tiga satellite booth yang berada di Hall Nusantara, Hall 3, dan Pre Function Hall 10.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Astra Financial melalui ACC-TAF berkomitmen mendukung upaya OJK dalam meningkatkan indeks literasi keuangan menjadi 65% dan indeks inklusi keuangan menjadi 93% hingga 2027. Kehadiran berkelanjutan Astra Financial di industri otomotif diharapkan dapat membantu masyarakat memiliki kendaraan impian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

GIIAS 2026

Pembiayaan Otomotif