KOMPAS.com - Sistem operasi Android 17 membuat ponsel bisa lebih aman dari bahaya peretasan.
Pasalnya, Google mengurangi jumlah percobaan kesalahan ketika memasukkan nomor PIN di ponsel dengan OS ini.
Pengurangan ini disebut bertujuan untuk membuat ponsel Android akan makin sulit dibobol paksa (brute force) dengan cara menebak dan menginput nomor PIN berkali-kali ketika layar terkunci.
Pembaruan ini disampaikan Community Engagement Manager Android, Mishaal Rahman dalam sederet posting di X (Twitter).
Informasi ini juga tercantum di laman pembaruan Android 17 untuk pengembang (developer) yang ada di tautan berikut ini.
Nah, berdasarkan informasi yang disebarkan, jumlah percobaan memasukkan PIN yang diperbolehkan di Android 17 jauh berkurang dibanding Android 16.
Sebelumnya di Android 16, sistem masih mengizinkan hingga 110 percobaan dalam waktu 24 jam. Kini di Android 17, pengguna atau siapa pun yang mencoba membuka ponsel hanya diberi maksimal 12 percobaan dalam periode yang sama.
Secara total perangkat Android 17 akan terkunci dan tak menerima input PIN lagi setelah terjadi 20 kali kesalahan memasukkan PIN, berbeda dari Android 16 yang memberikan kesempatan hingga 1.800 kali dalam periode yang sama.
Rincian pengurangan dan perbedaan kesempatan memasukkan PIN di Android 16 dan Android 17 adalah sebagai berikut:
| Durasi waktu percobaan | Android 16 | Android 17 |
| 1 menit pertama | 10 percobaan | 6 percobaan |
| 6 menit | 20 percobaan | 7 percobaan |
| 25 menit | 50 percobaan | 8 percobaan |
| 24 jam | 110 percobaan | 12 percobaan |
| 5 tahun | 1.800 percobaan | 20 percobaan |
Dengan aturan baru ini, alat pembobol otomatis praktis tidak lagi memiliki cukup kesempatan untuk mencoba ribuan kombinasi PIN.
Sebab, jumlah percobaan kini dibuat yang sangat terbatas, dan ini belum ditambah dengan jeda waktu yang semakin panjang setelah setiap kesalahan.
Apa yang terjadi kalau tidak sengaja masukan PIN salah?
Lantas, bagaimana jika pengguna memang benar-benar lupa nomor PIN mereka atau tak sengaja memencet angka yang salah berkali-kali?
Menurut Google, hal tersebut bisa dihindari. Pasalnya, sistem di Android 17 disebut mampu mendeteksi jika pengguna tidak sengaja memasukkan PIN yang salah dan sama sebanyak dua kali berturut-turut.
Dalam kondisi itu, sistem tidak akan menghitung percobaan kedua sebagai kegagalan baru, sehingga pengguna akan tetap aman dari hilangnya satu percobaan dalam memasukkan PIN yang salah.
Untuk mempermudah melihat kesalahan yang dibuat, Google juga akan memperbarui tampilan layar kunci dengan informasi yang lebih jelas.
Informasi tersebut utamanya mengenai sisa percobaan PIN dan lama waktu tunggu sebelum pengguna dapat mencoba memasukkan PIN kembali, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Gizchina.
Android 17 resmi dirilis Google pada 16 Juni 2026 dan mulai tersedia untuk ponsel Google Pixel 6 ke atas.
Sementara itu, perangkat Android dari produsen lain akan memperoleh pembaruan Android 17 secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan, sesuai jadwal masing-masing vendor.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang