JAKARTA, KOMPAS.com - Di usia 76 tahun, langkah Tumina tak lagi sejauh dulu. Perempuan yang tinggal seorang diri di Dusun Krajan, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, itu kini harus berpikir dua kali setiap kali ingin memeriksakan kesehatannya ke puskesmas atau dokter.
Sejak terjatuh dua bulan lalu, perjalanan yang dulu biasa dilakukannya kini menjadi beban. Di tengah keterbatasan itu, ia hanya berharap suatu hari ada tenaga kesehatan yang datang memeriksanya di rumah.
Harapan Tumina menjadi potret persoalan yang dihadapi sebagian lansia di Jember. Bagi mereka yang hidup sendiri, memiliki penyakit kronis, atau mengalami keterbatasan mobilitas, akses menuju fasilitas kesehatan bukan sekadar soal jarak, tetapi bergantung pada bantuan orang lain.
Langkah yang kian berat
Dulu, setiap dua pekan sekali Tumina rutin mengikuti senam lansia di Karang Werda desanya.
Selain berolahraga, kegiatan itu menjadi kesempatan baginya memeriksa tekanan darah dan kondisi kesehatan secara gratis.
Namun, semua berubah setelah ia terjatuh.
"Kalau dulu masih olahraga, asam uratnya tidak terasa. Sekarang sudah tidak bisa ikut sejak jatuh," tutur Tumina kepada Kompas.com, Kamis (16/7/2026).
Tumina hidup dengan hipertensi, diabetes, dan asam urat yang telah dideritanya sekitar 10 tahun.
Kadar gula darahnya bahkan pernah mencapai 300 miligram per desiliter. Saat tekanan darahnya naik, seluruh tubuhnya terasa nyeri. Penglihatannya pun mulai kabur.
Jika ingin berobat ke puskesmas atau dokter, kini ia harus meminta bantuan tetangga untuk mengantarnya.
"Kalau sekarang ya manggil tetangga," katanya.
Meski memiliki kartu BPJS Kesehatan, Tumina mengaku tidak mengetahui apakah kepesertaannya masih aktif.
Saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat setelah terjatuh, biaya pengobatan justru dibayar secara umum.
Kini, sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah. Sesekali ia memasak atau berjalan pelan di sekitar rumah.
Di usia senja, pemeriksaan kesehatan yang mendatangi rumah bukan lagi soal kenyamanan, melainkan kebutuhan agar kondisi kesehatannya tetap terpantau.