KOMPAS.com - Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, meluangkan waktu untuk diri sendiri sering kali terasa sulit.
Padahal, hanya dengan menyisihkan sekitar 10 menit setiap hari, seseorang dapat memperoleh manfaat yang baik bagi kesehatan mental.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mindfulness, yaitu praktik memusatkan perhatian sepenuhnya pada momen saat ini tanpa menghakimi pikiran, emosi, atau sensasi yang muncul.
Praktik ini tidak selalu identik dengan meditasi dalam waktu lama.
Cukup dengan duduk tenang, mengatur napas, dan menyadari apa yang sedang dirasakan selama beberapa menit, seseorang sudah dapat mulai melatih mindfulness.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Health Psychology menunjukkan bahwa latihan mindfulness selama 10 menit setiap hari dapat membantu meningkatkan kesehatan mental sekaligus mendorong kebiasaan hidup yang lebih sehat.
Apa yang ditemukan dalam penelitian?
Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 1.200 orang dewasa yang mengikuti program mindfulness melalui aplikasi selama 30 hari.
Peserta diminta meluangkan waktu sekitar 10 menit setiap hari untuk menjalani latihan yang berfokus pada kesadaran terhadap napas, tubuh, dan pikiran.
Hasilnya menunjukkan bahwa peserta mengalami penurunan gejala depresi dan kecemasan, serta peningkatan kesejahteraan psikologis dibandingkan kelompok yang tidak mengikuti latihan mindfulness.
Menariknya, manfaat tersebut tidak hanya terlihat pada kondisi emosional.
Peserta juga melaporkan perubahan perilaku yang mendukung kesehatan, seperti lebih termotivasi untuk berolahraga, memiliki kualitas tidur yang lebih baik, serta lebih konsisten menjalani pola hidup sehat.
Bahkan, sebagian manfaat tersebut masih dirasakan hingga enam bulan setelah program selesai.
Mengapa mindfulness bisa membantu?
Mindfulness bekerja dengan melatih seseorang untuk lebih menyadari apa yang sedang terjadi pada diri sendiri tanpa langsung bereaksi secara impulsif.
Saat pikiran dipenuhi kekhawatiran tentang masa depan atau penyesalan terhadap masa lalu, tubuh dapat merespons dengan meningkatkan stres.
Dengan mindfulness, perhatian diarahkan kembali pada momen saat ini sehingga pikiran menjadi lebih tenang.