KOMPAS.com - Grand Theft Auto 6 (GTA 6) dan Mario Kart World disebut berpotensi mengubah standar harga game premium.
Sejumlah analis menilai, kehadiran dua judul tersebut dapat mendorong lebih banyak pengembang menjual game baru dengan harga 80 dollar AS (sekitar Rp 1,4 juta).
Padahal saat ini rata-rata harga game baru berada di kisaran 40 dollar AS hingga 70 dollar AS.
Sebelumnya, Nintendo mematok harga game Mario Kart World sebesar 80 dollar AS. Kemudian beberapa waktu lalu, Take-Two Interactive juga membuka sesi pemesanan awal (pre-order) GTA 6 dengan banderol yang sama.
Menurut analis dari lembaga riset pasar DFC Intelligence, David Cole, keputusan Nintendo inilah yang pemicu awal perubahan harga di industri game.
Namun, ia menilai hanya segelintir game yang memiliki daya tarik cukup kuat untuk dijual dengan harga tersebut.
Pandangan serupa disampaikan profesor di NYU Stern School of Business sekaligus peneliti industri game, Joost van Dreunen.
Menurut Dreunen, harga 80 dollar AS hanya layak diterapkan pada beberapa judul dan waralaba tertentu.
"Gaming semakin menjadi kategori mewah," kata van Dreunen.
Ia menilai industri game selama ini menganut pola "winner takes most", yakni sebagian besar keuntungan hanya dinikmati oleh segelintir judul terbesar. Kehadiran GTA 6, menurut dia, semakin menaikkan standar tersebut.
"Penerbit yang mampu melewati standar itu akan semakin unggul. Sedangkan yang tidak, harus mencari cara lain baik melalui distribusi, model bisnis, maupun strategi penetapan harga untuk menjangkau pemain yang tidak bisa diraih game blockbuster," ujar Dreunen.
Tidak semua game bisa naik harga
Meski demikian, sejumlah analis mengingatkan bahwa tidak semua penerbit bisa mengikuti jejak GTA 6 dan Mario Kart World.
CEO Kantan Games, Dr. Serkan Toto, mengatakan bahwa Take-Two sebelumnya juga menjadi pelopor ketika industri menaikkan harga game dari 60 dollar AS menjadi 70 dollar AS.
"Kenapa mereka tidak menjadi pelopor lagi? Kenaikan dari 70 dollar AS menjadi 80 dollar AS berarti naik sekitar 14,3 persen, jumlah yang cukup besar," kata Toto.
Ia menilai sejumlah game yang dinanti gamer berpotensi dijual dengan harga tersebut, bahkan mulai tahun ini.