GRESIK, KOMPAS.com - Warga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengaku sempat mendengar suara dentuman pada beberapa hari terakhir, termasuk pada Rabu (8/7/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Sukardi mengaku, sudah banyak mendapat pertanyaan dari warga mengenai kejadian tersebut, kendati belum ada laporan resmi yang diterima oleh pihaknya.
"Laporan secara resmi belum ada. Ya tanya-tanya via WhatsApp. Banyak (yang bertanya)," ujar Sukardi saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).
Sukardi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui BPBD telah melakukan investigasi dan berkoordinasi dengan BMKG Juanda, serta BPBD Provinsi Jawa Timur, mengenai suara dentuman yang sempat didengar warga dalam beberapa hari terakhir.
"Hasil koordinasi sementara menunjukkan, bahwa hingga saat ini belum ditemukan indikasi maupun penyebab yang dapat menjelaskan asal suara dentuman tersebut. Baik BMKG Juanda maupun BPBD Jawa Timur, juga belum menemukan temuan yang mengarah pada sumber suara dimaksud," kata Sukardi.
Meski demikian, Pemkab Gresik dikatakan Sukardi, terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
"Masyarakat diimbau agar tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menunggu hasil investigasi dan keterangan resmi dari pihak berwenang," tuturnya.
Sementara Tyas (40) salah seorang warga Kelurahan Sukorame, Gresik mengatakan, sempat mendengar suara dentuman tersebut tiga kali.
Namun, dia tidak mengetahui, dari mana suara tersebut berasal.
"Saya sempat mendengar tiga kali, tapi tidak tahu asalnya dari mana," ucap Tyas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang