Alisha Lehmann kembali memukau jutaan pengikutnya di media sosial dengan membagikan cuplikan kemampuan sepak bolanya saat berlibur romantis di Jamaika. Pemain timnas Swiss ini, yang baru saja menyelesaikan musim terbarunya di Women's Super League, memamerkan kemampuannya mengontrol bola, didampingi pacarnya, Montel McKenzie, di bawah sinar matahari Karibia.
Permainan menendang bola di udara ala Paradise bersama McKenzie
Lehmann kembali menjadi sorotan dalam perbincangan dunia digital setelah membagikan sebuah postingan di akun Instagram-nya, yang dengan cepat menyebar di kalangan penggemar sepak bola dan pengikut pemain asal Swiss tersebut di seluruh dunia. Dalam video tersebut, penyerang berusia 27 tahun itu terlihat sedang melakukan trik menendang bola di atas kepala di sebuah pantai, mengenakan bikini mini berwarna pink neon, dalam adegan yang memadukan kontrol, teknik, dan latar belakang visual yang menawan. Postingan bersama McKenzie ini menegaskan kemampuannya untuk tetap menjadi sorotan bahkan selama masa jeda musim, dengan memadukan kecintaannya pada sepak bola dengan gaya hidup mewah di salah satu lokasi terindah di dunia.
Tonton klipnya
Liburan romantis di Jamaika
Pasangan ini benar-benar menikmati pasir putih dan air laut berwarna biru kehijauan, membuktikan bahwa sepak bola tak pernah jauh dari pikiran mereka, bahkan saat sedang tidak bertanding. Teknik berkualitas tinggi yang mereka tunjukkan saat menggiring bola di atas pasir menuai pujian dari para penggemar, yang semakin memperkuat reputasi Lehmann sebagai pemain yang hidup dan bernapas untuk olahraga ini, apa pun situasinya.
Lehmann saat ini merupakan salah satu pesepakbola wanita dengan jumlah pengikut terbanyak di dunia, berkat kehadiran digitalnya yang melampaui batas lapangan. Profilnya memadukan karier profesionalnya di dunia sepak bola dengan aktivitas yang konsisten di media sosial, di mana setiap postingannya cenderung memicu diskusi dan interaksi langsung dengan jutaan pengikutnya di berbagai platform.
-
Getty Images Sport Bertekad untuk kembali dengan lebih kuat
Dengan masa depannya di King Power Stadium yang tampaknya aman menjelang pertarungan promosi mendatang, Lehmann memanfaatkan waktunya di Jamaika untuk memulihkan diri, baik secara mental maupun fisik, setelah menjalani musim yang buruk. Cedera membatasi kontribusinya di Leicester City, di mana ia hanya tampil dalam sembilan pertandingan tim utama.
"Ini adalah salah satu tahun tersulit dalam karier sepak bola saya," akunya baru-baru ini. "Ada banyak tantangan, kemunduran, cedera, dan momen-momen yang menguji saya baik di dalam maupun di luar lapangan."
"Sekarang saatnya untuk beristirahat, memulihkan diri, dan menikmati waktu bersama orang-orang yang saya cintai," tambah Lehmann. "Namun, ini juga saatnya untuk bekerja. Untuk tetap fokus, berlatih keras, dan melakukan segala yang saya bisa agar bisa kembali lebih kuat dari sebelumnya."