Usai Bertemu Al-Sharaa, Trump Minta Netanyahu Angkat Kaki dari Suriah dan Lebanon

Usai Bertemu Al-Sharaa, Trump Minta Netanyahu Angkat Kaki dari Suriah dan Lebanon

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menarik pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon dalam percakapan telepon pekan lalu.

Menurut laporan Axios yang mengutip pejabat AS dan Israel, Trump menilai kehadiran militer Israel di wilayah Suriah memicu ketegangan dan berpotensi memperburuk eskalasi konflik.

Namun, Netanyahu disebut menolak permintaan tersebut dengan alasan kebutuhan keamanan di perbatasan Israel.

Trump telepon Netanyahu

Dalam percakapan telepon yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026), sebagaimana dilaporkan Anadolu, Trump dikabarkan menyampaikan kekhawatirannya terhadap keberadaan pasukan Israel di Suriah.

Mengutip seorang pejabat AS, Axios melaporkan Trump mengatakan kepada Netanyahu, "Mereka tidak menginginkan Anda di sana. Anda harus menarik kembali pasukan."

Trump juga disebut menyampaikan permintaan serupa terkait keberadaan pasukan Israel di Lebanon.

Menurut laporan tersebut, Trump menilai kehadiran militer Israel di wilayah Suriah justru menciptakan ketegangan yang berisiko memicu eskalasi lebih lanjut.

Netanyahu bertahan dengan alasan keamanan

Namun, Netanyahu tidak sependapat dengan Trump. Ia menegaskan bahwa Israel masih memerlukan zona keamanan di sepanjang wilayah perbatasannya.

Kantor Perdana Menteri Israel sebelumnya juga menyatakan, Netanyahu menekankan pentingnya mempertahankan zona keamanan demi melindungi perbatasan Israel.

Sementara itu, Gedung Putih tidak mengomentari isi percakapan tersebut. Pihak Gedung Putih hanya menegaskan hubungan Trump dengan Netanyahu tetap kuat dan menyebut presiden AS itu sebagai pejuang bagi perdamaian.

Di sisi lain, sumber Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan kepada The Jerusalem Post bahwa mereka terkejut dengan laporan tersebut.

Mereka mengaku tidak mengetahui adanya percakapan telepon yang dimaksud dan menyebut tidak ada perubahan situasi di lapangan maupun indikasi penarikan pasukan dalam waktu dekat.

Pertemuan dengan Presiden Suriah

Foto yang dirilis oleh Kantor Berita Arab Suriah (SANA) pada 10 November 2025 ini menunjukkan Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa di Gedung Putih, Washington DC, AS.
Foto yang dirilis oleh Kantor Berita Arab Suriah (SANA) pada 10 November 2025 ini menunjukkan Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa di Gedung Putih, Washington DC, AS.

Menurut Axios, percakapan Trump dan Netanyahu berlangsung sehari setelah Trump bertemu Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Turkiye.

Pemerintahan Trump diketahui tengah berupaya mendorong tercapainya pengaturan keamanan antara Israel dan Suriah.