Titik Api Muncul Lagi di Pabrik Sandal Karanganyar Usai Kebakaran Besar, Damkar Siaga

Titik Api Muncul Lagi di Pabrik Sandal Karanganyar Usai Kebakaran Besar, Damkar Siaga

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Titik api sempat muncul kembali di kawasan pabrik sandal di Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Senin (20/7/2026) pagi.

Sebeluymnya, pabrik yang terletak di Jalan Solo-Sragen itu terbakar pada Minggu (19/7/2026).

Si jago merah menghanguskan dua bangunan, yakni tempat produksi dan penyimpanan bahan baku. Pemadaman hari itu berlangsung sekitar 6 jam, berakhir sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasi Pemadam Damkar Satpol PP Karanganyar, Danang Kusuma Wardana menyampaikan, untuk menjinakkan api, pihaknya juga melibatkan sejumlah tim damkar dari Solo Raya.

Titik Api Muncul Lagi

Setelah api padam pada hari Minggu kemarin, pihaknya menyiagakan satu armada untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali atau kepulan asap.

Titik api terpantau muncul pada Minggu sore sampai malam dan Senin pagi. Danang memastikan kondisi tersebut kini telah teratasi.

"Kemarin sore sampai malam ada dua kali titik api muncul lagi, termasuk pagi ini tadi tapi sudah bisa diatasi," katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, titik api itu muncul dari tumpukan bahan baku produksi sandal yang terbakar.

Pihak perusahaan sudah mengerahkan alat berat untuk memilah tumpukan bahan baku produksi guna mengantisipasi munculnya titik api kembali.

Danang menuturkan, armada pemadam kini telah ditarik dari lokasi kebakaran.

Kendati demikian pihaknya tetap siaga apabila dibutuhkan sewaktu-waktu untuk penanganan.

Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Sebelumnya Kapolsek Kebakkramat, Iptu Marindra Prasetya mengatakan, titik api semula muncul dari tempat penyimpanan bahan baku dan produksi sandal.

Dugaan sementara kebakaran dipicu adanya korsleting listrik.

Meski begitu kepolisian tetap melakukan identifikasi lebih lanjut dengan menggandeng Labfor Polda Jateng guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.

"Nanti mau dicek dari tim identifikasi dan Labfor Polda Jateng," terangnya.

Pihak perusahaan menghentikan operasional sementara waktu dan para karyawan diliburkan.

Terkait kerugian kebakaran yang melanda pabrik sandal itu ditaksir mencapai Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang