KOMPAS.com - Wali Kota New York Zohran Mamdani mengungkap bahwa Taylor Swift telah membayar seluruh biaya izin dan pengamanan yang diperlukan untuk pernikahannya dengan pemain Kansas City Chiefs, Travis Kelce, di Madison Square Garden.
Pernyataan ini sekaligus menjawab kritik yang sempat muncul terkait dugaan penggunaan uang pembayar pajak untuk membiayai pengamanan acara tersebut.
Menurut laporan South China Morning Post (12/7/2026), Swift membayar lebih dari 160.000 dollar AS atau sekitar Rp 2,6 miliar untuk menutup biaya izin penyelenggaraan acara dan respons aparat keamanan.
Wali Kota New York pastikan biaya sudah dibayar
Dalam konferensi pers pada Jumat waktu setempat, Mamdani menjelaskan bahwa pelantun Cruel Summer itu telah melunasi biaya yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara pernikahannya.
"Dia sudah membayar biaya izin yang diajukan, jumlahnya lebih dari 160.000 dollar AS untuk acara tersebut dan respons yang diperlukan terhadap acara itu," kata Mamdani.
Ia menambahkan, izin tersebut baru diselesaikan beberapa hari sebelum acara berlangsung.
"Izin itu diselesaikan, kalau tidak salah, hanya beberapa hari sebelum acara tersebut berlangsung," ujarnya.
Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce digelar pada 3 Juli 2026 di Madison Square Garden, New York. Acara itu menarik perhatian besar sehingga membutuhkan peningkatan pengamanan di sekitar lokasi.
Jalan ditutup dan polisi dikerahkan
Selama prosesi pernikahan berlangsung, sejumlah ruas jalan di kawasan Midtown Manhattan ditutup sementara. Kepolisian New York (NYPD) juga mengerahkan personel tambahan untuk menjaga keamanan di sekitar lokasi acara.
Pengamanan serupa disebut telah dilakukan sejak malam gladi bersih atau rehearsal dinner yang berlangsung sehari sebelumnya.
Selain kehadiran aparat keamanan, pembatas jalan juga dipasang untuk menjaga privasi Taylor Swift, Travis Kelce, dan sekitar 1.000 tamu undangan yang menghadiri rangkaian acara pernikahan tersebut.
Peningkatan pengamanan dilakukan di tengah padatnya agenda besar di New York pada musim panas tahun ini.
Dalam konferensi pers yang sama, Mamdani mengatakan kota itu sedang menghadapi sejumlah kegiatan berskala besar, mulai dari perayaan gelar juara New York Knicks setelah penantian selama 53 tahun, peringatan 250 tahun Amerika Serikat, hingga penyelenggaraan Piala Dunia FIFA.
Ia menggambarkan periode tersebut sebagai rangkaian peristiwa bersejarah yang terjadi dalam waktu berdekatan.
Sempat menuai kritik
Sebelum pernyataan Mamdani disampaikan, penyelenggaraan pernikahan Taylor Swift sempat memicu kritik dari sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari anggota Kongres Amerika Serikat, Nicole Malliotakis, yang meminta agar penyanyi peraih Grammy tersebut menanggung biaya lembur polisi selama akhir pekan penyelenggaraan pernikahannya.
Melalui media sosial, Malliotakis menulis bahwa Taylor Swift dan Travis Kelce seharusnya mengganti biaya pengerahan sekitar 130 polisi per hari untuk mengamankan pernikahan mereka di Madison Square Garden.
Ia juga menegaskan bahwa petugas kepolisian saat itu telah bekerja lembur untuk mengamankan perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli sehingga, menurutnya, biaya tambahan tersebut tidak seharusnya dibebankan kepada para pembayar pajak.
Namun, pernyataan terbaru dari Wali Kota New York menegaskan bahwa biaya izin dan pengamanan terkait acara tersebut telah dibayarkan oleh Taylor Swift, sehingga menjawab pertanyaan yang sebelumnya ramai diperbincangkan mengenai siapa yang menanggung biaya keamanan pernikahan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang