Tapir Disembelih Lalu Dimasak Rica-Rica di Mesuji Lampung, 4 Orang Ditangkap, 2 Masih Buron

Tapir Disembelih Lalu Dimasak Rica-Rica di Mesuji Lampung, 4 Orang Ditangkap, 2 Masih Buron

MESUJI, KOMPAS.com - Polisi mengungkap sebagian daging tapir (Tapirus indicus) yang dibunuh di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung, sempat dimasak rica-rica oleh para pelaku.

Dalam kasus ini, empat orang telah ditangkap, sementara dua pelaku lainnya masih diburu.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, dari hasil penangkapan polisi menemukan sisa daging dan tulang tapir di lokasi kejadian.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan sebagian daging satwa dilindungi itu telah diolah oleh para pelaku.

"Dari hasil penangkapan di lokasi, kami menemukan sisa tulang dan daging tapir. Sebagian daging itu bahkan sudah dimasak oleh para pelaku, diolah seperti rica-rica," kata Firdaus saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Selain sisa daging dan tulang, polisi juga menyita barang bukti berupa tombak, golok, kulit tapir, serta rekaman video yang memperlihatkan kondisi satwa setelah disembelih.

Empat Pelaku Ditangkap, Dua Lainnya Diburu

Firdaus mengatakan, penyidik telah mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tapir. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Menurut dia, identitas kedua pelaku yang buron telah dikantongi penyidik, termasuk pria yang terekam dalam video viral mengenakan baju hijau sambil mengacungkan jari tengah.

Namun, identitas mereka belum diungkap karena masih dalam proses penyelidikan.

"Empat orang sudah kami amankan. Masih ada dua pelaku lain yang sedang kami lakukan pengejaran. Identitas mereka sudah kami kantongi, tetapi belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.

Firdaus mengimbau kedua pelaku yang masih dicari agar segera menyerahkan diri.

"Kami mengimbau kepada dua pelaku yang masih dalam pencarian untuk segera menyerahkan diri. Semakin cepat kooperatif, tentu akan mempermudah proses hukum yang sedang berjalan," katanya.

Tapir Muncul di Jalan Lintas Sumatera

Firdaus menegaskan, sebelum kejadian tersebut polisi telah mengingatkan masyarakat agar tidak memburu satwa dilindungi.

"Sebelumnya kami sudah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan perburuan, apalagi membunuh satwa yang dilindungi," ujarnya.

Keempat pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.