"Sungguh memalukan".. Ayah Haaland memicu skandal dengan gestur tidak senonoh di ruang FIFA

"Sungguh memalukan".. Ayah Haaland memicu skandal dengan gestur tidak senonoh di ruang FIFA

Alfi Haaland, ayah dari bintang Norwegia Erling Haaland, memicu kontroversi selama pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris, setelah ia kehilangan kendali di ruang VIP FIFA dan melakukan gerakan-gerakan tidak senonoh yang terekam kamera, sehingga memicu gelombang kritik luas dari jurnalis dan analis di seluruh dunia.

Menurut saluran televisi Spanyol “Carrusel Deportivo”, gestur terburuk Alfie Haaland terjadi pada babak tambahan, ketika pemain Inggris Spence mendapatkan tendangan penalti yang kemudian dibatalkan setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR).

Kamera menyoroti ayah sang bintang Norwegia itu saat ia menunjuk dengan tangannya seolah-olah pemain Inggris tersebut berpura-pura terjatuh, sebelum mengacungkan jari tengahnya disertai kata-kata kasar, sebuah perilaku yang digambarkan sebagai “memalukan” bagi siapa pun yang menyaksikannya di lapangan.

“Memalukan baginya dan bagi FIFA”

Komentator Spanyol, Dani Garido, mengkritik dengan keras tindakan Alfi Haaland selama siaran pertandingan, dengan mengatakan: “Sungguh memalukan! Apa yang dilakukan Alfi Haaland! Pertama, dia melakukan akting dari ruang FIFA. Memalukan baginya, bagi FIFA, dan bagi siaran tersebut, karena mereka terus-menerus menyorotinya, ini sungguh memalukan.”

Garido menambahkan: “Kita harus mengingatkannya bahwa para pemain, wasit, dan semua staf sedang menjalankan tugas mereka; mungkin mereka melakukannya dengan lebih baik atau lebih buruk, tapi mereka sedang bekerja. Perilakunya sungguh menyedihkan; saya rasa Erling tidak menghargai tindakan yang dilakukan ayahnya ini.”

Kontras yang mencolok antara ayah dan anak

Kontras tersebut tampak jelas antara perilaku ayah yang kontroversial dan kepribadian anak yang tenang. Erling Haaland dikenal bukan sebagai sosok yang kontroversial, berbeda dengan ayahnya yang mengalihkan perhatian dari dirinya melalui perilaku tidak pantas di ruang VIP FIFA, tempat ia duduk berdampingan dengan beberapa legenda sepak bola.

Erling Haaland meninggalkan Piala Dunia 2026 setelah mencetak 7 gol tanpa memberikan satu pun assist dalam 6 pertandingan, sebuah statistik yang mengesankan bagi penyerang Manchester City yang sedang menjalani turnamen berskala besar pertamanya bersama tim nasional negaranya.