FLORES TIMUR, KOMPAS.com – Polisi terus mendalami penyebab dan kronologi konflik antarwarga yang terjadi di wilayah perbatasan Dusun Bele, Desa Waibura dan Dusun Leonara, Desa Narosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT, pada Sabtu (18/7/2026) pagi.
Berdasarkan data sementara, insiden tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka ringan.
Selain korban jiwa dan luka, peristiwa tersebut juga mengakibatkan 20 unit rumah warga terbakar.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado, menyampaikan bahwa tim penyidik masih melakukan pendalaman terkait kronologi dan penyebab pasti terjadinya perselisihan tersebut.
Pendataan terhadap jumlah korban secara rinci serta taksiran kerugian materiil juga masih terus dilakukan.
“Penyelidikan terhadap peristiwa ini terus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Eliezer dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).
Saat ini, kata Eliezer, situasi di lokasi kejadian berangsur kondusif. Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polres Flores Timur telah mengerahkan sebanyak 156 personel gabungan.
Personel tersebut terdiri dari gabungan Polres Flores Timur dan Polsek jajaran, Kompi 1 Batalyon B Sat Brimob Polda NTT, serta personel dari Kodim 1624 Flores Timur dan Koramil 1624/02 Adonara.
Personel gabungan ini disiagakan untuk melaksanakan patroli keamanan, penjagaan di titik-titik rawan, membantu evakuasi korban, serta melakukan upaya penghalangan terhadap para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat guna mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Elizer mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Masyarakat diminta untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat kepolisian.
“Setiap pelanggaran hukum akan diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh pemangku kepentingan terus bersinergi, melakukan koordinasi, dan mediasi guna menjaga keamanan serta mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang