BOGOR, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Fajar yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan merusak rumah warga di Perumahan Villa Citra 3, Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Minggu (5/7/2026).
Warga setempat, Rudysa (53), mengatakan Fajar sempat memecahkan kaca rumah warga serta merusak sepeda motor yang ada di sekitar lokasi.
"Ya tadi kejadiannya sekitar 09.30 WIB. Dia sempat naik ke atas (luar komplek). Saya kira mau pergi tapi dia balik lagi ke rumah ini dan memecahkan kaca sampai pecah," kata Rudysa, dikutip dari TribunnewsBogor.com, Minggu.
Sebelum kejadian itu, Rudysa melihat Fajar sudah berada di pos perumahan sejak subuh. Ia juga menilai Fajar tampak seperti sedang mengalami tekanan mental atau depresi.
Rudysa mengatakan sempat bertanya kepada Fajar, dan yang bersangkutan mengaku berasal dari Aceh serta sempat tidur di rumah yang kemudian dirusaknya. Rumah tersebut diketahui dalam keadaan kosong.
"Sambil lari, dia (Fajar) marah-marah di depan rumah. Saya ngedenger kayak kaca pecah. Saya lari ke sini (rumah). Taunya bener dia udah ngerusak kaca," ujarnya.
Rudysa kemudian mencoba menenangkan Fajar dengan mengajaknya makan dan duduk. Ia juga membawa Fajar ke pos satpam, namun pria tersebut sempat melawan dan mencoba melarikan diri.
Tak berselang lama, warga menghubungi polisi untuk mengamankan Fajar. Pada pukul 12.35 WIB, ia dibawa menggunakan mobil patroli Polsek Bogor Utara.
Dalam peristiwa itu, tangan Fajar terluka akibat memecahkan kaca. Ia juga terus meracau dan menolak saat hendak diborgol.
"Lepasin borgolnya. Saya cuman pengen dimandiin," teriak Fajar sambil melawan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangNikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.
"Saya bujuklah supaya makan, dan duduk dulu. Dibawalah sama saya ke Pos Satpam," ujarnya.
Polisi pun akhirnya dihubungi untuk mengamankan Fajar.
Sekira pukul 12.35 WIB, Fajar diangkut menggunakan mobil patroli Polsek Bogor Utara.
Tangannya berdarah usai memecahkan kaca.
Fajar terus meracau dan tidak mau tangannya diborgol.
"Lepasin borgolnya. Saya cuman pengen dimandiin," teriak Fajar sambil melawan.