New York, Beritasatu.com – US Soccer resmi memperpanjang kontrak Mauricio Pochettino sebagai pelatih tim nasional putra Amerika Serikat hingga Piala Dunia 2030. Keputusan tersebut diambil setelah pelatih asal Argentina itu dinilai berhasil membawa USMNT melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pochettino yang kini berusia 54 tahun mulai menangani Amerika Serikat pada 2024, tidak lama setelah berpisah dengan Chelsea. Kontrak awalnya sebenarnya hanya berlaku hingga berakhirnya Piala Dunia 2026.
CEO US Soccer JT Batson mengatakan keputusan memperpanjang masa kerja Pochettino merupakan bagian dari proyek jangka panjang untuk meningkatkan daya saing sepak bola Amerika Serikat.
"Mauricio dan stafnya meyakini masa depan sepak bola di Amerika Serikat. Proyek baru ini akan membantu kami melanjutkan perkembangan tim nasional putra sekaligus mempertahankan momentum yang telah dibangun," ujar Batson dalam keterangan resmi dilansir Bein Sport, Senin (3/8/2026).
Di bawah arahan Pochettino, Amerika Serikat tampil impresif pada Piala Dunia 2026. Tim berjuluk USMNT itu keluar sebagai juara grup setelah mengungguli Australia, Paraguay, dan Turki.
Enam poin yang diraih menjadi pencapaian terbaik Amerika Serikat di fase grup sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Pada babak gugur, Amerika Serikat berhasil menyingkirkan Bosnia sebelum langkah mereka terhenti di babak 16 besar usai kalah telak 1-4 dari Belgia.
Meski gagal melangkah lebih jauh, performa tim dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi fondasi untuk menghadapi Piala Dunia 2030.
Pochettino mengaku optimistis terhadap masa depan sepak bola Amerika Serikat setelah merasakan langsung perkembangan tim selama dua tahun terakhir.
"Bekerja bersama US Soccer selama dua tahun terakhir membuat kami melihat potensi besar untuk membawa tim nasional putra menjadi jauh lebih kuat," kata Pochettino.
Ia juga menilai dukungan suporter sepanjang Piala Dunia menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat terhadap perkembangan sepak bola di Amerika Serikat.
"Semangat yang ditunjukkan para penggemar selama Piala Dunia semakin memperkuat keyakinan kami terhadap potensi yang dimiliki program ini," tambahnya.