KOMPAS.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel antargenerasi yang sangat dinantikan saat kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, bersiap menghadapi bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal.
Pertandingan final Piala Dunia 2026 Timnas Spanyol vs Argentina akan berlangsung di Stadion New York/New Jersey, East Rutherford, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin pukul 02.00 WIB.
Duel Spanyol vs Argentina ini bukan sekadar perebutan gelar juara, melainkan pertemuan emosional antara legenda dan bintang baru yang sedang berada di puncak performa.
Setelah memantau perkembangan pesat remaja tersebut di Barcelona, Lionel Messi menunjukkan rasa hormat yang mendalam.
Meski menaruh kekaguman, sang maestro tentu telah merancang strategi taktis untuk mematikan pergerakan pemain sayap andalan lawan tersebut.
Pertemuan Dua Sosok
Final Piala Dunia 2026 akhir pekan ini akan menjadi panggung epik bagi dua alumni akademi Barcelona.
Lamine Yamal, talenta berusia 19 tahun, akan menantang mantan kapten ikonik klubnya di panggung tertinggi dunia.
Pertemuan ini menarik perhatian luas setelah foto lawas yang menampilkan sang megabintang menggendong Yamal saat masih bayi selama pemotretan amal kembali viral di media sosial.
Menjelang laga krusial ini, Lionel Messi melontarkan pujian bagi pemain muda tersebut dan mengakui pencapaian luar biasa yang ia raih di level internasional.
"Lamine adalah pemain fantastis, yang selalu saya ikuti perkembangannya karena ia bermain untuk klub yang saya cintai dan selalu saya doakan yang terbaik," kata Messi dikutip dari Goal English, Sabtu (18/7/2026).
"Di usianya yang baru 19 tahun, ia sudah menjadi salah satu tokoh terkemuka di dunia."
"Ia memiliki seluruh kariernya di depan dan kesempatan untuk mencapai sesuatu yang bersejarah. Kami akan berusaha memastikan hal itu tidak terjadi kali ini!"
Nostalgia dan Rivalitas di Lapangan
Legenda nomor 10 Argentina ini mengenang momen tak terduga yang mempertemukannya dengan Lamine Yamal belasan tahun lalu.
"Foto itu gila. Hidup... Saya berfoto dengannya saat dia masih bayi dan sekarang kami akan saling berhadapan di final Piala Dunia," tegasnya.
"Dia adalah salah satu yang terbaik di dunia saat ini dan saya mendoakan yang terbaik untuknya karena kesuksesannya juga akan menjadi kesuksesan Barcelona."
"Tentu saja, kami akan mencoba bermain bagus agar dia tidak menampilkan permainan terbaiknya, meskipun itu sulit," ungkap Lionel Messi melanjutkan.
Baik Timnas Spanyol maupun Timnas Argentina tiba di babak final dengan performa impresif.
Spanyol mencatatkan rekor 17 pertandingan tanpa kekalahan, sementara La Albiceleste datang dengan modal 14 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Lini pertahanan La Roja harus ekstra waspada terhadap Lionel Messi, yang saat ini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak turnamen bersama Kylian Mbappe dengan koleksi delapan gol.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang