JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, saat ini, Indonesia ikut terdampak perang yang jauhnya mencapai belasan ribu kilometer dari Tanah Air.
Prabowo mengatakan, meski Indonesia tidak bermusuhan dengan siapapun, tapi mereka akan terkena dampak perang.
Hal tersebut Prabowo sampaikan dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (28/6/2026).
"Sekarang kejadian belasan ribu kilometer berpengaruh kepada kehidupan kita. Kita tidak bertikai, kita tidak bermusuhan sama siapa, tapi kalau ada perang nuklir di satu belahan dunia, kita akan kena dampaknya," ujar Prabowo.
Maka dari itu, Prabowo menyadari bahwa planet kini semakin menjadi kecil.
"Saya berusaha untuk selalu menyampaikan keadaan umum yang kita hadapi sebagai suatu bangsa. Bahwa bumi kita, planet kita sudah semakin menjadi kecil karena science dan teknologi," jelasnya.
Prabowo lantas mengajak semua potensi dari seluruh bangsa untuk bersatu dan mengeluarkan segala pemikiran.
Menurutnya, segala inisiatif yang dikeluarkan adalah demi kebaikan bersama, yakni kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
"Saudara-saudara, dalam waktu yang singkat kita berusaha, saya sebagai pemegang mandat sebagai kendali atas negara Indonesia pada saat sekarang saya diberi mandat sebagai nakhoda katanya," imbuh Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangNikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.