LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengaku masih memiliki "utang" kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) karena terus memberikan dukungan kepadanya sejak awal terjun ke dunia politik.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).
"Saya merasa dihormati untuk diundang hari ini, bertemu langsung dengan masyarakat NTB yang kebetulan dari dulu selalu mendukung saya. Walaupun berkali-kali kalah, tapi NTB terus setia pada saya," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, dukungan dan kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dibalas melalui kerja nyata yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
"Rasanya saya masih utang banyak sama rakyat NTB, tenang saja masih ada beberapa tahun kita," ujarnya.
Ia pun berjanji akan mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk memenuhi amanah yang telah diberikan masyarakat.
Resmikan Lima Bendungan Sekaligus
Kunjungan Prabowo ke NTB disambut antusias masyarakat yang memadati kawasan Bendungan Meninting.
Dalam kesempatan itu, Prabowo tidak hanya meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, tetapi juga empat bendungan lain secara bersamaan, yakni Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, serta Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar.
Kelima bendungan tersebut dibangun pada periode 2018 hingga 2025 dengan total nilai investasi mencapai Rp 9,79 triliun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang