Polisi Temukan Bekas Solar di Mobil yang Terbakar di Bypass Bandar Lampung, Identitas Pemilik Masih Misterius

Polisi Temukan Bekas Solar di Mobil yang Terbakar di Bypass Bandar Lampung, Identitas Pemilik Masih Misterius

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Misteri mobil Daihatsu Grand Max yang terbakar di Jalan Soekarno-Hatta atau Bypass, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Rabu (29/7/2026) malam mulai menemui titik terang.

Polisi menemukan adanya bekas bahan bakar jenis solar di kendaraan yang hangus terbakar tersebut.

Meski demikian, hingga Jumat (31/7/2026), identitas pemilik maupun orang yang membawa mobil itu masih belum diketahui. Saat petugas tiba di lokasi kejadian, pengemudi disebut telah meninggalkan tempat.

Kapolsek Tanjung Senang Iptu Edy Sabhara Purba mengatakan, kendaraan tersebut kini telah diamankan di Mapolsek Tanjung Senang untuk kepentingan penyelidikan.

"Mobilnya sudah diamankan di Polsek. Saat ini masih kita dalami siapa yang membawa dan pemilik mobil tersebut, karena saat kejadian sopirnya sudah tidak ada di lokasi," kata Edy saat dihubungi Kompas.com, Jumat (31/7/2026).

Temuan itu menambah perhatian publik, mengingat sebelumnya video kebakaran mobil tersebut viral di media sosial dan disertai narasi bahwa kendaraan itu diduga digunakan untuk mengangkut BBM hasil pengecoran.

Polisi Libatkan Tim Inafis

Edy mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sisa bahan bakar jenis solar pada rangka kendaraan yang terbakar. Namun, pihaknya masih mendalami apakah solar tersebut berkaitan dengan aktivitas penimbunan atau penyalahgunaan BBM.

"Selain rangka kendaraan, untuk BBM-nya ada bekas solar. Ya, sudah dipastikan solar. Untuk identitas dari plat kendaraannya masih dilakukan pendalaman dan sedang diidentifikasi oleh Tim Inafis Polresta Bandar Lampung," ujarnya.

Menurut dia, kondisi kendaraan yang hangus menyebabkan proses identifikasi tidak bisa dilakukan secara cepat. Tim Inafis masih bekerja mencocokkan nomor rangka dan sejumlah bagian kendaraan yang tersisa.

Polisi juga belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran. Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran menduga api berasal dari korsleting pada sistem pengapian yang kemudian menyambar bahan bakar dan membuat api cepat membesar.

Polisi Ingatkan Warga Tak Menyimpang

Di tengah kelangkaan BBM jenis solar yang masih dikeluhkan masyarakat, Edy mengingatkan agar warga tidak melakukan penyimpangan, termasuk praktik penimbunan maupun pengecoran yang dapat memperparah distribusi bahan bakar.

"Himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan penyimpangan, sebab saat ini BBM jenis solar cukup langka hingga membuat banyak pengendara mengantri. Jangan sampai terjadi kelangkaan BBM," kata dia.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap identitas pemilik kendaraan sekaligus memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, bangkai mobil Grand Max bernomor polisi BE 8047 AMI itu masih berada di Mapolsek Tanjung Senang sebagai barang bukti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang