Polisi Bantah Pedagang Asinan yang Ditabrak Mobil di Kemayoran Jakpus Meninggal Dunia

Polisi Bantah Pedagang Asinan yang Ditabrak Mobil di Kemayoran Jakpus Meninggal Dunia

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tegas membantah rumor yang beredar di media sosial mengenai tewasnya OHM, seorang pedagang asinan yang tertabrak mobil di jalur cepat Jalan Letjend Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Sumarno memastikan bahwa korban selamat dan saat ini mendapatkan penanganan medis akibat luka pada bagian kepala.

"Enggak, enggak meninggal korban. Selamat dan saat ini rawat di RS Islam Cempaka Putih," kata Sumarno saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (8/7/2026).

Sumarno menjelaskan, korban yang merupakan warga asal Sumedang, Jawa Barat, tersebut masih menjalani rawat inap di RS Islam.

Namun karena kondisinya yang membutuhkan perawatan lebih intens, korban akan dirujuk ke rumah sakit lain.

"Kondisi korban masih di RS Islam, rencana mau pindah ke RS Persahabatan. Tapi saat ini masih di RS Islam," sambungnya.

Di samping itu, Sumarno juga memastikan bahwa pengemudi mobil KIA Picanto bernomor polisi B-8928-ZH yang menabrak korban bertanggung jawab dan membantu proses perawatan.

Pengemudi yang diketahui seorang perempuan lanjut usia berinisial PSA (70) itu disebut bersikap kooperatif dan turut mendampingi korban di rumah sakit.

"Pengemudinya perempuan, saat ini masih ngurus korban di RS Islam," tutur Sumarno.

Kronologi Kecelakaan

Adapun, Sumarno, menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 10.15 WIB, saat mobil tengah melaju dari arah Pasar Senen menuju Cempaka Putih.

"Sesampainya didekat Pusat Gadai Rasa Aman menabrak seorang pejalan kaki pendorong gerobak buah yang berjalan didepannya dari di jalan tersebut," kata Sumarno.

Menurut Sumarno, kecelakaan tidak dapat terhindarkan akibat pandangan pengemudi terhalang kendaraan mobil di depannya.

"Pandangannya ketutup mobil boks di depannya, ambil agak kiri, (ternyata) ada pendorong gerobak tersebut di jalur cepat," ujar Sumarno.

Sumarno pun membenarkan pedagang asal Sumedang tersebut memang berjalan kaki dan melintas di jalur cepat dan berisiko kecelakaan karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Akibat benturan tersebut, mobil tersebut mengalami kerusakan cukup parah dengan kondisi kap depan penyok, kaca depan pecah, dan bemper depan penyok.

Sementara itu, gerobak asinan milik korban juga rusak akibat terbalik usai tertabrak.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menindaklanjuti kasus kecelakaan lalu lintas ini dengan mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga telah meminta keterangan dari saksi bernama Adam, mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta menyita barang bukti berupa satu unit mobil KIA Picanto beserta SIM A dan STNK milik pengemudi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.