Pantau - Pembangunan Gerbang Tol Kota Salatiga, Jawa Tengah, yang dikelola PT Trans Marga Jateng sebagai bagian dari ruas Tol Semarang-Solo, telah mencapai progres fisik 13,2 persen dan ditargetkan selesai pada Januari 2027.
Pembangunan gerbang tol tersebut mulai dikerjakan sejak April 2026 dengan total anggaran sekitar Rp113 miliar.
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi, mengungkapkan, "Progres fisik saat ini telah mencapai 13,2 persen."
Ia juga menyampaikan bahwa PT Trans Marga Jateng optimistis pembangunan Pintu Keluar Tol Pattimura dapat diselesaikan sesuai target pada awal tahun 2027.
Perkuat Konektivitas Kota Salatiga
Pembangunan akses tol baru ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas kawasan strategis di Kota Salatiga dan wilayah sekitarnya.
Akses tol baru tersebut akan terhubung langsung dengan Jalan Pattimura di Kota Salatiga.
Keberadaan akses baru pada Tol Semarang-Solo itu diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mempercepat distribusi barang dan jasa.
Gerbang tol yang dibangun direncanakan hanya dapat diakses oleh kendaraan yang berasal dari Kota Semarang atau yang menuju Kota Semarang.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata
Pembangunan gerbang tol ini ditujukan untuk mendorong terciptanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Salatiga.
PT Trans Marga Jateng berharap akses tol baru tersebut dapat membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas pada sektor ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, dan pariwisata.
Infrastruktur tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan konektivitas dan kemudahan akses ke berbagai wilayah.
Akses menuju berbagai pusat pendidikan di Kota Salatiga dan sekitarnya diproyeksikan menjadi lebih mudah dengan beroperasinya pintu keluar tol baru tersebut.
Selain itu, pengembangan sektor pariwisata serta aktivitas sosial dan budaya masyarakat diharapkan semakin berkembang dan terhubung berkat keberadaan akses tol baru ini.