Pelintasan Kereta RE Martadinata Bogor Akan Ditutup, Warga Minta Dibangun JPO

Pelintasan Kereta RE Martadinata Bogor Akan Ditutup, Warga Minta Dibangun JPO

BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah warga Kota Bogor, Jawa Barat, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan RE Martadinata apabila pelintasan kereta di kawasan tersebut ditutup.

Permintaan itu muncul menyusul rencana Pemkot Bogor memasang pagar di pelintasan kereta yang berada tepat di bawah flyover RE Martadinata.

Salah seorang warga, Ari (36), berharap JPO dapat dibangun sebagai akses bagi warga yang hendak menyeberang dari Jalan Bubulak ke Jalan RE Martadinata maupun sebaliknya.

Menurut dia, pelintasan kereta selama ini menjadi jalur yang paling dekat untuk menuju warung, minimarket, maupun fasilitas lainnya.

"Pengen ada JPO kalau mau di ini mah, ditutup. Lebih aman. Buat seluruh ini kan, fasilitas semua juga kan kalau ada JPO mah. Kalau enggak ada JPO, kasihan satu anak sekolah," kata Ari saat ditemui Kompas.com di Jalan Bubulak, Minggu (2/8/2026).

Ari mengatakan, meski tidak terdapat palang pintu maupun penjaga pelintasan, warga selama ini menyeberang dengan memastikan tidak ada kereta yang melintas.

"Lihat kereta doang. Lihat kereta, yang penting mah kereta ada klakson doang. Kalau enggak ada udah nyebrang-nyebrang aja," lanjutnya.

Ia mengaku kerap menyeberang rel untuk membeli makanan di minimarket yang berada di kawasan RE Martadinata.

Khawatir Akses ke Sekolah dan Pasar Makin Jauh

Hal senada disampaikan Sukari (50). Menurut dia, pembangunan JPO penting agar warga tetap memiliki akses yang mudah menuju pasar, warung, maupun sekolah jika pelintasan ditutup.

"Lebih jauh, lebih susah deh. Kalau mau nyari makanan juga susah, atau mau ke warung ke sini susah. Kalau ditutup bangun JPO aja kayaknya," ujar Sukari.

Ia mengatakan, selama ini dirinya terbiasa menyeberang melalui pelintasan kereta untuk menuju pasar maupun menaiki angkutan umum trayek Pondokrumput-Pasar Anyar.

Sukari juga menilai masih banyak pelajar yang menggunakan pelintasan tersebut karena dinilai lebih dekat dibanding harus melewati flyover.

"Anak sekolah juga nanti lebih jauh. Harus jalan ke atas (flyover)," jelas dia.

Pemkot Bogor Berencana Pasang Pagar

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyatakan Pemkot Bogor berencana memasang pagar di pelintasan rel kereta api di kawasan RE Martadinata.

Menurut Dedie, penutupan tersebut akan dilakukan seperti pemagaran pelintasan rel di Jalan Sholeh Iskandar.

"Ya yang selanjutnya nanti di Jalan Martadinata, di bawah flyover Martadinata, kita akan lakukan pemagaran juga," kata Dedie di Jalan Sholeh Iskandar, Rabu (29/7/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang