Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan, dengan cepat membantah rumor adanya ketegangan dengan kapten Mohamed Salah setelah menarik keluar mantan bintang Liverpool tersebut saat pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Belgia. Salah secara mengejutkan ditarik keluar pada menit ke-76 saat skor imbang 1-1, yang memicu spekulasi luas mengenai adanya ketegangan antara pemain andalan tersebut dan pelatihnya.
Pergantian pemain memicu spekulasi
Salah telah memberikan umpan assist kepada Emam Ashour sebelum digantikan oleh pemain muda Barcelona yang sangat menjanjikan, Hamza Abdelkarim, pada menit ke-76. Dengan skor yang imbang 1-1, menarik keluar pemain andalan sekaligus kapten tim nasional tersebut tampak seperti langkah berani yang diambil oleh Hassan. Namun, pelatih Mesir itu dengan tegas membantah segala spekulasi mengenai adanya masalah di dalam skuad saat mereka bersiap menghadapi Selandia Baru dalam pertandingan grup kedua mereka. Ia menegaskan bahwa ke-26 pemain diperlakukan secara setara dan profesional.
-
Getty Images Sport Pelatih membantah tuduhan adanya perlakuan istimewa
Saat berbicara kepada media, Hassan menjelaskan pendiriannya dan memuji karakter kaptennya. Ia berkata: "Salah adalah pemain penting bagi skuad kami, dan 26 pemain yang ada di sini bersama saya juga sangat penting. Setiap pemain yang pernah bekerja sama dengan saya tahu bahwa saya memperlakukan mereka secara profesional. Saya tidak memiliki pemain favorit. Salah adalah pemain hebat yang membantu rekan-rekan setimnya. Ia sangat disiplin dan menjadi panutan. Baik ia diturunkan sebagai starter maupun diganti, itu tidak masalah. Itulah perannya sebagai pemain. Semua orang tahu bahwa saya bekerja demi kepentingan tim dan tim nasional."
Menghentikan beredarnya rumor
Manajer tersebut terus membela keputusannya, sekaligus menegaskan dengan sangat jelas bahwa skuad tetap bersatu di tengah berbagai desas-desus dari luar. Ia menyatakan: "Berbagai rumor beredar mengenai para bintang, para pemain, dan tim-tim lain. Namun, Salah adalah sosok yang sangat disiplin. Ia berlatih bersama kami. Ia adalah pemain pertama yang juga akan menyetujui keputusan saya sebagai direktur teknis. Jadi, saya yakin ia akan bersikap sangat positif besok." Salah mencetak sembilan gol selama babak kualifikasi, membantu negaranya lolos ke putaran final untuk keempat kalinya. Kini, mereka sedang berjuang keras untuk meraih kemenangan perdana mereka di panggung sepak bola terbesar.
-
Getty Images Sport Apa yang akan terjadi selanjutnya di Mesir?
Setelah pertandingan pembuka Grup G berakhir imbang, klasemen masih belum pasti. Mesir akan menghadapi Selandia Baru berikutnya, dengan target meraih kemenangan bersejarah. Hassan menyimpulkan: "Kami bermain imbang di pertandingan pertama dan kami ingin menang serta mengamankan poin-poin ini. Inilah ambisi kami untuk besok, inilah ambisi rakyat Mesir, bagi sepak bola Mesir, dan juga bagi sepak bola Afrika. Kami mewakili semua orang ini dan kami sangat berharap dapat tampil maksimal."