Pagar Taman Kolong Flyover Kampung Melayu Lenyap dalam 4 Hari, Diduga Dicuri "Rayap Besi"

Pagar Taman Kolong Flyover Kampung Melayu Lenyap dalam 4 Hari, Diduga Dicuri "Rayap Besi"

JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana taman di bawah kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, kini tampak berbeda.

Pasalnya, pagar besi yang sebelumnya mengelilingi area tersebut raib setelah diduga dicuri oleh "rayap besi".

Sebagian besar pagar besi yang menjadi pembatas taman telah hilang. Akibatnya, tidak ada lagi pembatas yang memisahkan area taman dengan badan jalan sehingga kawasan tersebut kini tampak terbuka.

Pagar yang masih tersisa hanya beberapa besi penyangga. Namun, kondisinya juga sudah tidak kokoh. Beton yang menjadi dudukan pagar terlihat miring dan mengalami kerusakan.

Pagar besi di bawah kolong flyover Kampung Melayu raib usai dibawa orang tidak dikenal, Selasa (7/7/2026).
Pagar besi di bawah kolong flyover Kampung Melayu raib usai dibawa orang tidak dikenal, Selasa (7/7/2026).

Kerusakan pada beton penyangga itu diduga sengaja dilakukan untuk memudahkan pelaku mengambil sisa pagar besi yang masih terpasang.

Pencuri Diduga Bukan Orang Sekitar

Salah seorang warga, Ana, menduga pelaku pencurian bukan merupakan warga sekitar. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui identitas para pelaku.

Saat kejadian, warga justru mengira orang-orang yang membongkar pagar merupakan petugas dari instansi pemerintah sehingga tidak menaruh curiga.

"Bukan orang-orang sini, bukan. Kirain dari dinas-dinas mana gitu kan. Ya (warga) enggak mau masalah, enggak mau jadi dipermasalahin gitu, enggak mau ikut campur gitu, jadi kita pada cuekin aja," ujar Ana saat ditemui di sekitar lokasi, Selasa (7/7/2026).

Menurut Ana, para pelaku datang dengan pembagian tugas. Sebagian membongkar pagar besi menggunakan palu, sementara yang lain membantu proses pencopotan pagar.

"Kalau saya lihat kemarin ada tiga orang. Terus ada dua yang suka bobol-bobolin (palu-palu beton). Ya kayaknya sih sekitar lima atau lebih," ucap Ana.

Diangkut Menggunakan Bajaj

Ana mengaku melihat para pelaku mengangkut pagar besi taman yang telah dibongkar menggunakan bajaj.

"Itu pagar (yang dicuri) ditaruh atasnya (bajaj)," ungkap Ana.

Ana menuturkan, pencurian pagar besi tidak terjadi dalam satu malam, melainkan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari terakhir.

Padahal, sekitar sepekan sebelumnya, pagar yang mengelilingi taman itu masih tampak utuh.

"Kalau buat saya, pencurian itu memang dari awal-awalnya sudah mulai. Tapi kok lama-lama ini secara tiba-tiba cepat sekali. Jadi benar, dalam tiga sampai empat hari yang lalu habis semuanya," ungkap Ana.

Dua Kali Dicuri

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Jatinegara mengungkapkan bahwa dugaan pencurian pagar besi di taman kolong Flyover Kampung Melayu telah terjadi dua kali.

"Ya itu kan viral itu (pagar dicuri), itu kejadian yang kedua kali. Yang pertama itu sudah sebulan (lalu) lebih. Antara bulan akhir April, awal Mei," ucap Kasatpol PP Kecamatan Jatinegara Teguh Nurdin.

Meski rutin menggelar patroli di wilayah tersebut, Teguh menduga para pelaku sengaja menghindari waktu patroli petugas sehingga leluasa menjalankan aksinya.

"Iya kucing-kucingan, kita patroli mobile pukul 00.00 WIB, ya mereka beraksi jam 01.00 WIB, Kalau patroli yang piket, ada lima hingga enam orang setiap hari berjaga," jelas Teguh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.